RSS

Nugu…??? (Siapa…???)

15 Mar

Nugu…??? (Siapa…???)

Author       : Shin Zia

Title            : Nugu…??? Sequel Grave Digger

Genre         : Thriller… mungkin

Cast            :

         Kim Himchan (B.A.P)

         Park Jiyeon (T-Ara)

         Other Cast

***

Annyeong…

Wah… makasih buat readersdeul  semua yang udah baca Grave Digger. Yup! Aku emang niat buat bikin sequelnya kok. Jadi tenang aja.

Oke dech.. selamat membaca. Seperti biasanya jangan lupa tinggalkan komentar… dan mohon jangan di bash..

Warning! Typonya masih banyak buangaet..

***

Tak ada seorang pun yang tahu apa yang ada dalam hatiku. Bahkan tak ada yang bisa membayangkan apa yang aku lakukan hanya untuk bisa melihatnya.

Terkadang aku menyesali apa yang telah aku lakukan hanya untuk bisa bertemu dengannya. Aku juga tak pernah tahu apa dia menyadari kehadiranku disekelilingnya atau tidak. Tapi kemudian aku akan merasa kalau apa yang aku lakukan itu cukup adil.

Karena itulah satu-satunya caraku untuk bisa bertemu dengannya.

Salahkah itu…

***

Sepasang mata terbelalak melihat kengerian yang baru saja terjadi didepan matanya. Spontan dibekapnya mulutnya dengan tangannya. Apa yang baru saja dilihatnya membuat seluruh tubuhnya terasa panas dan lemas.

Krek!

Namja paruh baya itu tanpa sengaja menginjak ranting setelah melihat kim sung ryung, istrinya dibunuh dengan cara yang sangat sadis.

‘Siapa disana?’ tanya sang pembunuh begitu mendengar suara ranting patah. Matanya menatap berkeliling mencari dimana sumber suara berasal.

‘Cepat keluar!’ kembali sang pembunuh itu memberi perintah agar kim ahjussi keluar.

Tak ada jawaban. Kim ahjussi masih terus bersembunyi dan berharap kalau pembunuh itu tidak menemukannya.

Hening. Tak ada lagi suara yang memanggil kim ahjussi. Membuat namja paruh baya itu merasa sedikit lega. Dia mencoba bangkit dan bersiap meninggalkan tempatnya bersembunyi. Tapi…

‘AAARRRGGGHHH…!!!’

***

Langit malam desa dimana jiyeon dan himchan tinggal terasa begitu kelam. Dua sosok tubuh tergeletak tak berdaya bersimbah darah berada diujung jalanan yang cukup sepi. Tak ada seorang pun yang menemukannya malam itu. Karena semua warga desa yang tampaknya masih percaya dengan rumor yang ada. Hantu jungsoo yang berkeliaran membalas kematiannya.

Skip time….

Pagi sekali himchan sudah terbangun dan membersihkan dirinya. Pagi itu, tidak seperti pagi biasanya, dia sepertinya akan pergi menuju suatu tempat.

Setelah siap, namja berwajah manis itu kemudian melangkahkan kakinya ke suatu tempat. Senyum terukir tipis dibibirnya. Dia melangkahkan kakinya dengan santai. Tapi kemudian….

‘AAAAAHHHHHH…….!!!!!!!!!’

Himchan segera berlari kearah suara ketika dia mendengar suara teriakan seorang gadis. Dari kejauhan, dia melihat jiyeon sudah duduk ditanah dengan wajah ketakutan dan berulang kali menjerit histeris.

‘Aaaahhhh…..!!!!’

Sekali lagi jiyeon menjerit histeris. Membuat himchan yang kini tiba ditempat itu langsung mendekapnya.

‘Agassi! Agassi! Gwaenchannayo, eo?’ tanya himchan sembari memeluk tubuh jiyeon yang gemetar hebat.

‘A… andwae.. an..dwae..’ ulang jiyeon terbata sembari terus menatap pada sosok mayat yang kini berada tepat dihadapannya.

Himchan yang tampak bingung dengan sikap jiyeon, langsung menoleh kearah jari jiyeon menunjuk. Dan..

‘A….’

Tubuh himchan menegang. Tanpa dia sadari, tubuhnya kini ikut gemetar melihat sosok sung ryung, bibinya tergeletak tak berdaya dengan berdimbah darah.

‘Immeo…’ panggil himchan tanpa suara.

Tapi kemudian airmatanya perlahan jatuh membasahi kedua pipinya, ketika dia menangkap sosok lain yang sama mengenaskannya dengan immeonya.

‘Samcheon!’ lirih himchan lagi. Disana ditemukan 2 mayat yang terlihat begitu mengenaskan.

Himchan ingin sekali berteriak dan menangis sejadinya melihat paman dan bibinya yang selama ini mengasuhnya tergeletak tak bernyawa dihadapannya. Namun kemudian segera dihapusnya. Dia harus kuat. Itu yang kemudian terlintas dalam benaknya. Dia harus membawa jiyeon dari tempat itu. karena mungkin, apa yang jiyeon lihat, bisa mengganggu kejiwaan gadis itu.

Selain himchan, waga lain yang mendengar teriakan jiyeon pun segera berhamburan mendekati mereka. Dan sama seperti jiyeon dan himchan mereka pun terlihat ngeri dengan keadaan yang ada dihadapan mereka.

Beberapa orang warga namja, segera memerintahkan semua warga yeoja yang kebetulan berada ditempat itu. Dengan sigap semua orang langsung mengevakuasi kedua tubuh yang tampaknya sudah tak bernyawa itu. tapi…

‘Channie-ya!’

Himchan menghentikan langkahnya untuk meninggalkan tempat itu.

‘Ni samcheon ajik saraitda!’ (pamanmu masih hidup)

Deg!

Himchan membulatkan matanya.

‘Ni samcheon ajik saraitdago!’ ulang namja yang sedang mengurusi tubuh kim ahjussi.

Himchan hanya terdiam mematung. Tapi langkahnya terhenti ketika tiba-tiba tubuh jiyeon jatuh terkulai tak sadarkan diri.

***

Jiyeon duduk disudut ruangan sembari memeluk lututnya. Dia tampak sangat ketakutan. Wajah tenang yang selama ini selalu melekat pada dirinya kini hilang berganti wajah ketakutan yang amat sangat.

Perlahan himchan berjalan mendekat kearah jiyeon yang masih terlihat amat sangat ketakutan. Mata gadis itu liar menatap ke segala arah tanpa bisa fokus. Membuat hati himchan sakit.

‘Agassi…’

‘Apa kim ahjumma baik-baik saja?’ potong jiyeon yang tampak seperti orang bingung. ‘Apa dia akan datang hari ini untuk menemani..’

‘Agassi!’ potong himchan mencoba meraih lengan jiyeon.

‘Nuguseyo?’ tanya jiyeon semakin terlihat bingung. Ditepisnya tangan himchan yang mencoba meraih lengannya. Dia kemudian merapatkan tubuhnya ke dinding.

‘Ka!’ usir jiyeon tampak semakin histeris. ‘KA!’ ulangnya dengan tubuh semakin merapat kedinding. Tapi saat itu himchan semakin mendekat. Mencoba kembali mendekapnya. Membuat jiyeon terus berteriak dan berontak. Hingga akhirnya tubuhnya terkulai.

***

Acara pemakaman hari ini, himchan tak melihat jiyeon yang selalu berdiri dibawah pohon besar. Dia tahu, gadis itu, pasti sangat terpukul. Kini sepertinya dia benar-benar sendirian.

Setelah kim ahjumma meninggal dengan mengenaskan, rumor tentang jungsoo mulai mereda. Tapi kemudian, pembunuhan sadis yang terjadi pada kim ahjumma membuat semua warga takut.

Tak ada seorang pun yang mau bekerja dirumah keluarga park untuk menggantikan posisi kim ahjumma. Dan itu artinya, jiyeon akan sendirian tanpa ada yang menemaninya. Belum lagi, semua yang mati akhir-akhir ini adalah orang-orang yang berada disekitar keluarga park.

Dimulai dari tuan park yang katanya meninggal karena serangan jantung. Jungsoo yang meninggal tanpa alasan yang jelas, tuan choi, dan terakhir kim ahjumma yang mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan.

Sejak hari itu pun, soo ro, suami kim ahjumma yang kini sedang tebaring koma dirumah sakit, dianggap sebagai saksi kunci atas pembunuhan itu.

Siang dan malam, kamarnya selalu dijaga ketat oleh polisi. Bahkan dokter pun selalu diawasi.

Himchan kini setiap hari datang kerumah keluarga park hanya sekedar untuk menemani jiyeon atau melihat keadaan gadis itu. sejak kematian kim ahjumma, jiyeon semakin pendiam. Dia lebih sering melamun dan menyendiri.

‘Agassi! Ayo makan!’ ajak himchan sembari membawakan piring yang penuh dengan makanan pada jiyeon.

Gadis itu hanya menoleh dan kemudian memakan habis semuanya. Himchan yang melihat keadaan jiyeon seperti itu begitu sedih. Gadis yang selama ini diam-diam disukainya, bahkan pernah membuatnya berpikir yang tidak-tidak, kini terlihat bagai mayat hidup.

Himchan jadi ingat cerita kim ahjumma ketika dia menayakan jiyeon setelah pertemuan pertamanya dengan gadis itu. Saat gadis itu baru pulang dari seoul.

Yang himchan dengar, jiyeon dikirim ke Seoul sejak kematian ibunya. Jiyeon kecil yang begitu ceria dan periang, sama seperti kakaknya, berubah menjadi gadis pendiam dan penyendiri sejak itu.

Tak ada lagi canda tawa dari bibir jiyeon kecil. Yang membuat tuan park memutuskan untuk mengirimnya ke kota agar setidaknya dia bisa melupakan tentang kematian ibunya.

Sejak kepulangan jiyeon dari seoul, himchan ingin sekali mendekati gadis itu. dia bisa mengingat senyuman jiyeon kecil walau hanya sedikit. Karena immeonya, yang baru meninggal dulu sering membawanya kerumah besar itu.

Sayangnya, kim soo ro, suami kim ahjumma selalu melarang himchan untuk mendekati jiyeon. Entah karena alasan apa, tapi soo ro selalu menegaskan kalau jiyeon bukanlah gadis yang harus nikahinya. Himchan sempat menanyakan alasannya pada soo ro. Apa mungkin karena mereka berasal dari kelas sosial yang berbeda? Atau…

Tapi soo ro tak pernah memberikan alasan yang jelas dan terus menghalangi himchan yang begitu menyukai jiyeon. Dan karena itu pula lah, himchan begitu berharap banyak orang yang mati. Karena dengan begitu dia bisa bertemu dengan jiyeon. Gadis yag sanagt dicintainya.

***

Sudah 1 bulan sejak kematian kim ahjumma. Keadaan soo ro tak banyak berubah. Namja paruh baya itu masih tebaring koma karena pisau yang digunakan oleh sang pembunuh tepat menembus hatinya.

Himchan pun kini bekerja dirumah jiyeon. Bukan hanya karena dia ingin selalu bertemu dengan gadis itu tentunya. Hanya saja, memang tak ada seorang pun yang mau menggantikan pekerjaan yang sudah lama dipeang oleh keluarganya itu.

‘Agassi!’

Jiyeon menoleh ketika dia mendengar suara himchan memanggilnya. Seulas senyum terukir dibibirnya. Gadis itu sudah sedikit tenang dan bisa diajak bicara kini.

‘Kau datang lagi?’ tanya jiyeon pada himchan yang kini sudah berdiri dihadapannya.

Himchan mengangguk dan duduk disamping jiyeon.

‘Apa hari ini tidak ada yang meninggal?’ tanya jiyeon lagi.

Himchan hanya menggeleng. Ditatapnya wajah jiyeon yang terlihat lebih segar dari hari-hari sebelumnya. Ini kali pertama jiyeon bertanya banyak padanya. Biasanya gadis itu hanya akan memberi respon dengan mengangguk dan menggeleng padanya. Tapi hari ini…

‘Bagaimana perasaan anda?’ tanya himchan pada jiyeon. ‘Apa…’

Jiyeon tertawa tanpa suara. Membuat himchan menghentikan kata-katanya dan menatap gadis itu. Detakan jantungnya semakin lama semakin cepat. Ekspresi wajah itu, ini kali pertamanya melihat jiyeon tersenyum seperti itu.

‘Bisakah kau berhenti menggunakan bahasa formal padaku?’ tanya jiyeon terdengar ramah. ‘Bukankah aku lebih muda darimu?’ katanya lagi.

Himchan tersenyum dan menunduk sembari mengusap tengkuknya untuk menghilangkan rasa gugup yang baru saja menyerangnya.

‘Eotte?’ tanya jiyeon menggantung kata-katanya. ‘Himchan oppa?’ lanjutnya.

Blush!

Sontak wajah himchan memerah dan dia menoleh menatap jiyeon yang kini memiringkan kepalanya untuk menatapnya dengan tersenyum.

‘Eum?’ jiyeon bertanya dengan ekspresi wajah yang terlihat begitu manis bagi himchan. Membuat jantungnya serasa ingin melompat dari tampatnya.

‘O.. Eo! Jiyeon-a!’ jawab himchan memanggil jiyeon dengan lembut.

Jiyeon tersenyum semakin lebar. Baginya, kehadiran himchan seperti membawa jungsoo dalam sosok lain. Gadis itu bisa kembali tersenyum dan bicara banyak.

Himchan benar-benar tidak menyangka kalau jiyeon bisa banyak bicara dan ramah seperti ini padanya. Bahkan perlahan gadis itu mulai bisa bergaul dengan warga lain. Jiyeon yang ada dihadapannya kini, seperti gadis baru yang penuh keceriaan.

Kini himchan tidak lagi bekerja menjadi penggali kubur. Karena hanya dialah satu-satunya keluarga kim yang tersisa, maka dialah kini yang membantu semua keperluan jiyeon.

Seiring dengan berjalannya waktu, jiyeon mulai semakin dekat dengan himchan. Gadis itu bisa bercerita banyak hal pada himchan. Semua.

Dan hari itu…

‘Jiyeon-a! Apa kau merindukan jungsoo?’ tanya himchan ketika mereka berdua sedang berada dipeternakan.

Jiyeon tak menjawabnya dan hanya tersenyum.

‘Mendiang immeo pernah mengatakan padaku jika kau begitu dekat dengan jungsoo! Bahkan kau dan dia ….’

‘Jungsoo oppa dan aku memiliki ibu yang berbeda!’ potong jiyeon.

Himchan menatap jiyeon kaget. Dia tidak tahu kalau ternyata jungsoo dan jiyeon…

‘Eomma menikah dengan appa ketika jungsoo oppa berumur 7 tahun!’ papar jiyeon kemudian. ‘Dan aku lahir 2 tahun setelah pernikahan eomma dan appa!’

‘Eo, mian!’

‘Gwaenchanna!’ sambung jiyeon cepat. Dia masih menyisakan senyuman dibibirnya. ‘Walau pun jungsoo oppa dan aku memiliki eomma yang berbeda, tapi jungsoo oppa tetap menganggap eommaku sebagai eommanya!’ lanjut jiyeon.

Himchan hanya mengangguk. Dia tidak ingin menanyakan apa-apa lagi pada jiyeon. Karena pertanyaannya tadi saja sudah membuat jiyeon menceritakan hal yang mungkin tidak ingin diceritakannya pada orang lain.

Suasana hening untuk sesaat. Tak ada satu pun yang bicara. Keduanya kembali larut dengan pikiran dan perasaan masing-masing.

‘Oppa!’ akhirnya jiyeon membuka suara.

‘Eo.. Eo?’ himchan yang sedang melamun, tergagap.

‘Bagaimana keadaan kim ahjussi?’ tanya jiyeon lagi. Yah, sudah satu bulan ini kim soo ro, suami kim ahjumma masih tebaring koma dirumah sakit.

Himchan terdiam dan hanya terpaku ketika jiyeon menanyakan tentang keadaan pamannya itu. Entah apa yang harus dia sampaikan pada jiyeon. Karena sampai hari ini, keadaan soo ro masih sama.

‘Oppa?’ panggil jiyeon lagi memecah lamunan himchan. ‘Ehm?’ tanya jiyeon yang sepertinya melihat himchan melamun.

‘Ah, kim samcheon…’

‘Apa keadaannya akan membaik?’ tanya jiyeon sebelum himchan melanjutkan kata-katanya.

Himchan kembali terdiam. Tapi kemudian dia menggeleng lemah.

‘Molla!’ jawab himchan yang terlihat begitu sedih. ‘Bahkan keadaannya masih sama!’

Henig. Lagi. Suasana kembali sepi.

‘Aku ingin segera menanyakan siapa pelaku pembunuhan itu pada kim ahjussi!’ lagi-lagi jiyeonlah yang memulai pembicaraan.

‘Aku hanya ingin menanyakan alasan kenapa dia hanya membunuh orang yang berada disekitarku!’

Jiyeon menatap kosong kedepan. Tatapan penuh luka yang pernah dilihat himchan beberapa saat lalu. Ketika appanya meninggal.

‘Kenapa dia membuatku hidup sendirian! Kenapa hanya aku…’

‘Samcheon akan sadar!’ potong himchan sebelum jiyeon terlihat semakin terluka. Dia hanya bisa menatap gadis itu. dia juga bisa merasakan sedikit luka yang sedang dirasakan jiyeon kala itu.

‘Aku yakin samcheon akan bangun dan memberitahu kita siapa dibalik semua ini!’ lanjutnya.

Jiyeon menatap himchan lekat. Lama kedua mata merea bertemu dan akhirnya gadis itu mengangguk. Meyakini apa yang dikatakan himchan padanya.

Hari sudah semakin senja. Himchan dan jiyeon keluar dari area peternakan bersama ketika seseorang berlari menghampiri mereka.

‘Channie-ya! Ni samcheon sudah sadar!’

Deg!

Himchan dan jiyeon menghentikan langkahnya dan saling menatap.

‘Channie-ya! Ni samcheon….’

Setelah mendengar kabar tentang soo ro yang sudah sadar dari komanya, himchan dan jiyeon langsung berlari kerumah sakit untuk melihat keadaan namja yang sudah lebih dari 1 bulan koma itu.

Team dokter masih memeriksa keadaan soo ro ketika himchan dan jiyeon sampai dirumah sakit.

‘Jangan dulu banyak bertanya pada pasien, karena keadaannya belum stabil!’ ujar sang dokter pada polisi yang menjaga.

Dokter yang tahu kalau soo ro adalah saksi kunci pembunuhan berantai didesanya, merasa harus mengatakan hal ini pada petugas yang berjaga. Dia takut para petugas itu memaksa soo ro untuk segera memberikan kesaksian dalam keadaanya yang masih belum stabil.

‘Keokjeongmaseyo!’ sahut sang petugas polisi. Setelah dokter pergi meninggalkan ruangan soo ro, himchan dan jiyeon masuk kedalam ruangan itu.

Tapi….

‘Eugh… Eugh…’

Soo ro mengerang dan terus bergerak gerak ketakutan melihat himchan dan jiyeon yang baru saja masuk kedalam ruangannya.

‘Eugh… Eugh… Eugh….’

TBC…

***

Oke dech… ditunggu komentarnya yah…

Buat yang nungguin lanjutan kisah Jin hee-Yoojung-Yoochun paling telat aku poting besok malam diblog aku..

Annyeong…

Iklan
 
31 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Maret 2014 in FF

 

Tag: , ,

31 responses to “Nugu…??? (Siapa…???)

  1. pitriameinarti@yahoo.co.id

    15 Maret 2014 at 4:14 pm

    kenapa himchan dilarang deketin jiyeon ya. . .samcheon ny sudah sadar th, apa part selanjutnya pelaku pembunuhannya adalah himchan . . . Kalau sampai jiyeon tau bgaimana reaksinya? Next penasarn

     
  2. fransis01

    15 Maret 2014 at 4:15 pm

    Jadi yang bunuh warga desa or keluarga park siapa? Himchan? Atau siapa? Penasaran nich thor. Lanjut ya. Di tunggu.

     
  3. pitriameinarti@yahoo.co.id

    15 Maret 2014 at 4:16 pm

    ah salah ketik masksd nya apa d part selanjutnya sudah tau bahwa pelaku pembunuhannya adalah himchan

     
  4. iwulkyu

    15 Maret 2014 at 5:29 pm

    Aigo..bkin pnsaran aj nih authornya… ><
    mgkin Pmbunuh berantainya antra jihyeon or himchan…biarkan jwaban itu mnjadi kejutan di FF brkutnya..
    Di tunggu lanjutan'a thor ^^

     
  5. dongrim

    15 Maret 2014 at 11:24 pm

    e e e……..tbc, kukira pamannya bakal lupa ingatan gitu, “nugu” ?
    or “nugu” pembunuhnya ?

     
  6. chocobanana

    15 Maret 2014 at 11:42 pm

    waduh dr awal baca dan terus sepanjang chapter berharap menemukan nama pembunhh berantai itu ato clue2 ttgnya eh trrnyata nihil,,yg ad malah smakkn bingung 😦 aaaak pnasaran bgt pembunuhnya apakah jiyeon? soalnh jiyeon terlihat lebih misterius d sni, dia sm jungsoo yg bukan sodara kandung, trs ucapanny k himchan kl pngen tau siapa pmbunuhny kl kim ahjussi sadar, dan ketakutannya itu bsa aj cuma kedok belaka.sdgkn himchan,,hmm ak clueless -,- ah pusing menebak mnding nunggu lanjutannya aj. next ya!~ ^^

    btw ak kira sequelny cm oneshot,eh trnyata msh tbc kkk

     
  7. Rinie moet

    16 Maret 2014 at 1:01 am

    Ya ampun cpa s’benernya pembunuh itu??? Apa itu Himchan?????????? Aaaaaish makin penasaran 😐

     
  8. heeyeon

    16 Maret 2014 at 1:12 am

    nanggung banget

     
  9. parkFirty

    16 Maret 2014 at 1:18 am

    aigooo siapa kira” yg bunuh keluarga park ?? apa himchan ?? atau siapa ?? aahhh penasaran akutttt !!!

     
  10. dyah babydino

    16 Maret 2014 at 1:41 am

    nah loh himchan bakalan ketahuan.saksi utamanya siuman dari koma,wah gimana nasib jiyeon selanjutnya ya???

     
  11. devi jiyeonnie

    16 Maret 2014 at 1:50 am

    Kasihan y jiyi hrs ksepian,,
    Yg bunuh tu sbnr na himchan y??
    Lalu npa pmn kim melarang mrk brsm??
    Da rhsia bsr kh yg trsmbnyi??
    Next ^^

     
  12. dee na

    16 Maret 2014 at 2:02 am

    Tamah penasaran

     
  13. Nadhia

    16 Maret 2014 at 5:21 am

    Apakah himchan pembunuhya ??? Jadi bingung ni>_<
    Ya udah thor kalo begitu lanjut aja

     
  14. myeondeong

    16 Maret 2014 at 7:10 am

    Tambah mysteri ajj nih , sbenrnya siapa pmbunuhnya ??v ooohh trnyata jiyeon sama jungsoo beda ibu toh ,,, knapa himchan gaa boleh dket jiyeon sama samchonnya ??? Curiga nihh ,, next thor , 🙂

     
  15. djeany

    16 Maret 2014 at 1:08 pm

    bgus ni author dipart ni membuat kt bingung am pelaku sbnarx.berharap bkn jiyi am himchan pelakux.kl ampe iya bakal sad akhirx.

     
  16. chiliez

    16 Maret 2014 at 5:27 pm

    Himchan? Jiyeon??
    Nugu??
    lanjut thor. . palli

     
  17. bettybabybap

    16 Maret 2014 at 9:59 pm

    Ahhhhhhh penasaran penasaran >.< ppalli ppalli thooooor!!!

     
  18. ChoKyu

    17 Maret 2014 at 9:00 am

    kenapa himchan ga boleh deket2 jiyeon?? hah >_< makin penasaran siapa sih yg ngebunuh kim ajhumma -,-

     
  19. nadya

    17 Maret 2014 at 10:38 am

    aaahhh..!!!!
    penasaran..!!
    janji ya malam bkalan di post ??

     
  20. Susi 501

    17 Maret 2014 at 12:44 pm

    Penasaran,siapa yang jadi pembunuh orang-orang disekitar keluarga Park.

     
  21. dhietta

    17 Maret 2014 at 3:12 pm

    Ya ampun min ,,,, lagi tegang begini knppa harud ada TBC nya -_- . . . .

     
  22. jewelryhyuk

    18 Maret 2014 at 3:21 am

    Semakin penasaran.. (⌣́_⌣̀)

     
  23. rhea rose

    18 Maret 2014 at 1:13 pm

    himchan kah pembunuhny???

     
  24. Kkamjong

    20 Maret 2014 at 11:38 pm

    huaa pnasaran ne sma next chap na
    spa yg jd pmbunuh nya …

     
  25. tiffbaby

    22 Maret 2014 at 1:31 am

    Kyknya yg bunuh itu Si jiyeon deh.. Ini Cuma feeling.. Soalnya slain gangguan jiwa, Dia juga org pertama yang liat Mayatnya..

     
  26. choanisa

    22 Maret 2014 at 1:49 am

    Reblogged this on ff (fan faction sweet heart).

     
  27. Ananda.soviana@yahoo.co.id

    24 Maret 2014 at 11:55 am

    10 bintang untukmu. Ff nya bagus banget , menyentuh…

     
  28. ♔ 97queeny ♔

    25 Maret 2014 at 5:04 am

    haha,, aku terkecoh bgt di part ini. jangan” tebakanku dari awal malah salah…
    inilah ff thriller sesungguhnya! gak ketebak dan alurnya ngecoh para readers 😀

     
  29. KekasihWuYiFan

    17 April 2014 at 2:09 am

    Ngeriiiiiiiiiiiiiiiiiiii

     
  30. kyeon

    18 April 2014 at 7:09 am

    Lnjt next part dlu….

     
  31. diah.dimin

    7 Februari 2016 at 8:13 pm

    chan biaasa ajj jadi siapa yg jadi pembunuhnya?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: