RSS

Love You..? Hate You..? Part 6

23 Feb

Love You..? Hate You..? Part 6

Title         : Love You..? Hate You..? Part 6

Author     : Shin Zia

Genre      : Romance, Comedy

Cast         :

       Song Kyung-Il (History)

       Park Bo Young (OC)

       Other cast

***

Annyeong..

Ga usah basa-basi dech. Selamat membaca. Jangan lupa tinggalkan komen dan mohon jangan di bash.

Warning! Typo dimana-mana…

***

‘Bo young…….????’

Kyung-il langsung menghampiri Bo young yang terlihat berbicara dengan Injoo. Ditariknya tangan tunangannya itu tanpa basa-basi dan segera membawanya ke tempat parkir.

Bo young hanya terdiam dan terus mengikuti Kyung-il yang terlihat begitu marah padanya. Gadis itu bahkan tak pernah melihat Kyung-il dengan ekspresi wajah seperti itu.

Selama perjalanan pulang, Kyung-il dan Bo young hanya saling diam. Wajah Kyung-il benar-benar tampak menyeramkan bagi Bo young.

Kyung-il hanya diam dan terus mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Saat itu, dia benar-benar ingin marah pada Bo young yang akhirnya menemui Injoo.

Dia benar-benar tak menyangka kalau Bo young akan datang menemui Injoo karena perintahnya.

Kyung-il menghentikan mobilnya dan memarkirnya dekat taman tempat Bo young menciumnya beberapa waktu yang lalu. Tanpa bicara sepatah kata pun, namja berwajah manis itu keluar dan meninggalkan Bo young.

Bo young hanya mengikuti Kyung-il dengan diam. Dia kemudian duduk disamping Kyung-il yang rahangnya terlihat mengeras. Sepertinya namja itu memang sedang menahan emosinya yang mungkin akan segera meledak.

Suasana saat itu sungguh tegang. Bo young hanya memainkan jari-jarinya sembari beberapa kali melirik kearah Kyung-il yang masih saja diam dan sesekali menarik nafas panjang. Tak ada yang memulai pembicaraan. Hingga setelah 30 menit…

‘Kyung-il-a!’ lirih Bo young memberanikan diri. ‘Neo… wae geu…’

‘Apa yang kau bicarakan dengan Injoo?’ potong Kyung-il menatap tajam kearah Bo young. Membuat gadis itu terdiam. Balas menatapnya dan kemudian tetunduk karena tatapan mata Kyung-il yang sedikit menyeramkan.

‘Apa kau menanyakan tentang cincin itu?’ sambung Kyung-il tanpa menunggu jawaban dari gadis yang tampak masih terdiam disampingnya. Kini, Bo young mengangkat kepalanya dan balas menatap tajam kearah Kyung-il.

‘Ya! Apa karena cincin itu kau mau mempermalukan dirimu dengan menanyakannya langsung pada Injoo?’ tanya Kyung-il lagi yang akhirnya tidak bisa lagi menahan amarahnya karena Bo young yang mempermalukan dirinya sendiri.

Bo young mengangkat kepalanya dan semakin tajam menatap namja yang kini terlihat marah padanya itu. Bukankah dia yang seharusnya marah pada Kyung-il karena telah memberikan cincin pertunangannya pada orang lain? Lalu kenapa sekarang keadaannya malah terbalik dan namja itu yang marah padanya?

‘Apa kau mau membuat dirimu terlihat bodoh dihadapan Injoo hanya demi cincin itu, eo?’

‘EO! Geurae!’ potong Bo young lantang. ‘Aku akan melakukannya!’ jawabnya kemudian. Matanya sudah memerah saking marahnya dan sudah mulai berkaca-kaca.

‘Kalau untuk membuat Injoo menjauh darimu aku harus mempermalukan diriku aku akan melakukannya!’ katanya tegas. Terdengar suaranya sedikit bergetar karena marah.

‘Kalau aku harus terlihat bodoh agar Injoo tak lagi mendekatimu, aku juga akan melakukannya!’ lanjutnya yang akhirnya mulai menitikkan airmatanya.

‘Park Bo young…’

‘Wae? Apa aku tak boleh melakukannya?’ potong Bo young dengan airmata yang mulai mengalir membasahi kedua pipinya. ‘Apa aku tak boleh mempertahankan namja yang sudah bertunangan denganku?’ lanjut Bo young yang akhirnya mengakui Kyung-il sebagai tunangannya untuk pertaman kalinya dihadapannya.

Kyung-il menatap gadis dihadapannya tak percaya. Ini pertama kalinya dia melihat Bo young begitu marah karena dia dekat dengan yeoja lain selain dia. Semua kemarahannya meluap, berganti dengan rasa bersalah karena sudah membuat gadisnya itu sampi melakukan hal sejauh ini demi mepertahankannya.

Perlahan Kyung-il mendekat kearah Bo young dan mencoba memeluknya. Tapi, belum sampai Kyung-il mendekat, Bo young sudah mendorong tubuh namja itu agar menjauh darinya.

Sekali lagi Kyung-il mencoba memeluk Bo young, dan gadis itu kembali mendorong tubuh namja itu. Hingga akhirnya ketika Kyung-il mencoba memeluk gadis itu untuk ketiga kalinya, Bo young hanya terdiam dan akhirnya menyerah dan membiarkan namja itu menariknya dalam dekapannya dan menyandarkannya didada bidangnya.

‘Mianhae!’ lirih Kyung-il sembari membelai kepala Bo young dengan lembut.

Perlahan suara isakan Bo young semakin nyaring terdengar ditelinga Kyung-il. Membuat namja itu semakin merasa bersalah dan hanya bisa mengatakan kata maaf berulang kali.

Setelah hampir 45 menit, Bo young akhrinya tenang dan menghentikan tangisnya. Kyung-il masih duduk disampingnya dan membiarkan gadis itu bersandar dibahunya.

‘Apa kau sudah bicara dengan Injoo?’ tanya Kyung-il ragu.

Bo young menggeleng. ‘Aku belum sempat menanyakannya!’ jawabnya lirih.

Kyung-il hanya terdiam dan merasa lega. Ternyata dugaannya benar. Bo young belum sempat bicara dengan teman satu kelasnya itu. Karena Bo young masih tidak tahu kalau cincin itu tidak ada pada Injoo.

‘Jangan temui Injoo lagi!’ larang Kyung-il kemudian.

Spontan Bo young langsung menegakkan tubuhnya dan menatap tajam Kyung-il lagi. ‘Wae? Apa kau benar-benar ingin berkencan dengannya dan bertunangan dengannya?’ tanyanya yang terlihat begitu kesal.

Kyung-il hanya terkekeh.

‘Wae usseo?’ (kenapa tertawa?) tanya Bo young semakin kesal. ‘Ukkyeo?’ (apa ada yang lucu) lanjutnya semakin terlihat sewot.

‘Geurae! Ka!’ perintah Bo young yang kini sudah kembali berdiri dihadapan Kyung-il dan siap melangkah meninggalkannya.

Kyung-il masih tersenyum dan merogoh kantung celananya mengeluarkan sesuatu yang selama ini disimpannya.

‘Dan aku akan meminta appa untuk…’

Kata-kata Bo young terhenti ketika dia melihat cincin yang selama ini dicarinya berada ditangan Kyung-il.

‘Eum!’ Kyung-il menyodorkan cincin milik Bo young dan memberi isyarat pada gadis itu dengan matanya.

‘Kajyeo ka!’ (ambillah) lanjutnya sembari tersenyum manis pada Bo young yang kini masih menatap cincin ditangannya.

Dengan segera Bo young meraih cincin itu dari tangan Kyung-il. ‘Bagaimana bisa cincin ini masih ada padamu?’ tanya Bo young yang seketika itu lupa dengan kemarahannya pada Kyung-il dan langsung memakai kembali cincin pertunangan yang selama beberapa minggu dicarinya itu.

Kyung-il semakin melebarkan senyumnya ketika melihat raut wajah Bo young yang berubah 180 derajat hanya dalam beberapa detik.

‘Aku tak memberikannya pada Injoo!’ jawab Kyung-il masih terus menatap Bo young yang terlihat benar-benar senang karena cincinnya sudah kembali.

‘Jinjja?’ tanya Bo young lagi. Dia masih terus saja menatap cincin yang kini kembali melingkar dijari manisnya. Dia bahkan tidak memperhatikan wajah Kyung-il yang mulai menatapnya jail.

‘Keundae…’ Kyung-il menggantung kata-katanya, membuat Bo young menatapnya. Mata gadis itu masih terlihat sembab dengan hidung yang masih memerah.

‘Eo?’

‘Ehm… Aku tak menyangka kalau kau begitu menyukaiku!’ lanjut Kyung-il sembari menaikan alisnya beberapa kali.

‘MWO?’ Bo Young terdiam dan hanya menatap Kyung-il. Dia hanya bisa merutuki kebodohannya yang tidak bisa menahan perasaan cemburunya hingga akhirnya namja dihadapannya itu mengetahui perasaannya yang sebenarnya.

Kyung-il terkekeh melihat reaksi wajah Bo young kali itu. HIdungnya saja masih terlihat merah karena bekas menangis tadi, sekarang kedua pipinya tiba-tiba ikut berubah memerah.

‘Bukankah kau tadi bilang kalau kau rela melakukan apapun untuk mempertahanku?’ tanya Kyung-il lagi mencoba mengingatkan gadis itu tentang apa yang dikatakannya beberapa menit yang lalu.

Blush!

Wajah Bo young semakin memerah.

‘Eo… Eo.. Eonje?’ (kapan) tanya Bo young terbata. Membuat senyum dibibir Kyung-il semakin melebar.

Dan saat itu, Kyung-il bediri dihadapan Bo young dan…

Cup!

Kyung-il mencium bibir Bo young sekilas dan langsung meninggalkan gadis yang kini hanya diam mematung itu. Lama Bo young masih terdiam dan masih mengumpulkan semua kesadarannya. Hingga Kyung-il memanggilnya dan membawanya pulang.

***

Pagi sekali Kyung-il sudah bersiap untuk berangkat ke kampus. Dia berniat untuk menjemput Bo young dan berangkat bersama dengan tunangannya itu.

‘Park Bo young! Kau sedang apa disini?’ tanya Kyung-il ketika melihat bo young sudah duduk manis dirumahnya dengan pakaian rapih. Senyuman dibibirnya semakin melebar ketika melihat tunangannya itu sudah menunggunya dirumahnya.

‘Eo.. na…’ Bo young sedikit terbata.

‘Aku akan membawanya ke tempat pemotretan!’ potong Joongki yang juga sudah siap untuk berangkat.

Kyung-il sedikit melotot mendengar penjelasan kakaknya. Ditatapnya Bo young untuk memastikan dan gadis manis itu hanya menganggukan kepalanya.

‘Sepertinya CEO-ku menyukai wajah manisnya!’ lanjut Joongki membuat Kyung-il semakin terlihat kesal. ‘Dan aku yakin, Bo young bisa menjadi model terkenal dengan cepat!’ paparnya.

Bo young hanya tersenyum mendengar pujian dari Joongki. Sudah lama sekali gadis itu memang ingin menjadi model. Walau pun tinggi badannya bisa dibilang tidak sesuai dengan kriteria model seharusnya.

Kyung-il memicingkan matanya menatap Bo young dari ujung kakinya hingga ujung kepala.

‘Apanya yang bagus hyung!’ cibirnya kesal. Membuat Bo young balas menatapnya kesal.

‘Dia juga terlalu pendek. Dan lagi…’

‘Apa kau tidak akan mengijinkannya?’ potong Joongki manahan tawa melihat sikap adiknya yang sepertinya cemburu jika dia mendekati tunangannya itu.

‘Aku akan tetap ikut!’ sahut Bo young segera. Dia ingat terakhir kali Kyung-il melarangnya ikut dengan Joongki liburan musim panas lalu. Itu hanya akal-akalannya saja untuk membuatnya kesal.

‘Kau ijinkan atau tidak, aku akan tetap ikut Joongki oppa!’ lanjutnya menegaskan. Dan tanpa bicara apa-apa lagi, o young segera meninggalkan Kyung-il dan masuk ke Van Joongki. Menunggu kakak iparnya itu disana.

Kyung-il menatap Joongki dengan tatapan memohon, agar Joongki tak mengajak tunangannya. Sayangnya, Joongki hanya menjawabnya dengan mengangkat bahu dan kemudian meninggalkannya sendiri.

Kyung-il hanya bisa terdiam menatap Van Joongki berjalan meninggalkan rumah besarnya.

Setelah mobil itu menghilang di ujung gerbang. Diacaknya rambutnya dengan kesal. ‘Ish! Park Bo young! Kau benar-benar tidak peka dengan perasaanku padamu!’ kesalnya.

Dan hari itu, akhirnya Kyung-il ke kampus. Sebenarnya mood-nya sudah memburuk sejak mengetahui kalau Bo young akan pergi bersama dengan kakaknya untuk pemotretan. Hingga semua mata kuliah yang disampaikan dosen hari itu padanya, tak ada yang masuk ke kepalanya.

Kyung-il melirik jam ditangannya. Mata kuliah hari ini sudah hampir selesai. Dan begitu bel berbunyi, dengan segera namja itu membereskan bukunya dan langsung berlari ke tempat parkir.

‘Oppa!’

Langkah Kyung-il terhenti ketika Injoo memanggilnya. ‘Eo, injoo-ya!’

‘Mianhae oppa! Kemarin aku tidak tahu kalau Bo young akan…’

‘Gwaenchanna!’ potong Kyung-il yang sepertinya ingin segera meninggalkan area kampus dan menyusul Bo young.

‘Keundae oppa, semalam…’

‘Injoo-ya! Mianhae!’ potong Kyung-il lagi sembari menepuk pundak Injoo. ‘Aku harus segera pergi, eo! Bisakah kita membicarakan ini lain kali?’

Kyung-il tampaknya benar-benar penasaran dengan apa yang dilakukan kakaknya juga tunangannya. Hingga tanpa menunggu jawaban dari Injoo, namja itu segera berlari ke tempat parkir dan langsung melajukannya ke studio tempat pemotretan.

At the same time, in another place…

Bo young dan Joongki tampak sedang istirahat setelah mengambil beberapa foto. Gadis itu tampak senang menjalani hal baru itu dan bahkan senyuman tak pernah lepas dari bibir mungilnya.

‘Apa kau lelah?’ tanya Joongki. Disodorkannya sebotol air mineral untuk Bo young dan kemudian dia duduk disamping calon adik iparnya itu.

Bo young menggeleng, dan meneguk air mineral ditangannya.

‘Saengi-ya! Kenapa tiba-tiba kau mau menerima tawaranku untuk menemaniku?’ tanya Joongki penasaran. Semalam, Bo young mengirimnya sebuah pesan jika dia mneyetujui untuk menemani Joongki jika dia membutuhkan pasangan pada saat pemotretatn.

Bo young tersenyum.

Flashback

Kemarin malam…

Bo young masih terdiam dikamarnya. Ditatapnya lagi cincin yang kini kembali melingkar dijari manisnya itu dengan senyum. Dan senyuman itu pun semakin melebar ketika dia mengingat saat Kyung-il menciumnya tadi.

Dirabanya bibirnya dan senyuman semakin lebar terukir dibibirnya. Tapi kemudian dia menegakkan tubuhnya dan mulai berpikir.

‘Kalau cincin ini ada padanya… berarti selama ini dia…’ Bo young mulai menyadari sesuatu.

‘Ish!’ Bo young kembali memasang wajah kesalnya.

Diraihnya ponselnya dan segera menghubungi Injoo. Hampir 15 menit Bo young bicara dengan injoo ditelpon. Hingga akhirnya dia tahu kalau selama ini, Injoo dan juga Kyung-il hanya berpura-pura pacaran untuk membuatnya cemburu dan mengakui perasaannya.

Setelah menutup pembicaraannya dengan Injoo, Bo young langsung mengirim pesan singkat pada Joongki dan menerima tawaran kakak tunangannya itu untuk menemaninya jika dia membutuhkan pasangan saat pemotretan.

Flashback end

Setelah Bo young menceritakan semua pada Joongki, namja itu pun terkekeh.

‘Jadi kau mau membalas Kyung-il?’ tanya Joongki mengerti aksud Bo young.

Bo young hanya tersenyum sembari memamerkan gigi putihnya sembari mengangguk.

Tawa Joongki akhirnya pecah melihat tingkah Bo young yang tak jauh berbeda dengan adiknya. Diacaknya poni gadis itu.

‘Jadi kau mau membuat Kyung-il…’

Bo young kembali menjawab pertanyaan Joongki itu dengan anggukan kepalanya. Joongki pun menganggukan kepalanya. Menyetujui untuk membantu Bo young yang tampaknya ingin membalas sikap adiknya.

‘Joongki ssi!’

Joongki langsung menoleh kearah kameramen yang memanggilnya dan menganggukan kepalanya.

‘Saengi-ya! Kau bisa mengganti pakaianmu!’ ujar Joongki sembari menyodorkan pakaian yang warnanya senada dengan yang dipakainya.

Joongki mulai sesi pemotretannya. Sedang Bo young, masih diruang ganti untuk mengganti pakaian dan juga tatanan rambutnya

Saat itu, Kyung-il akhirnya sampai dan hanya menatap kakaknya yang sedang bekerja. Begitu Joongki melihat adiknya datang, dia memberi isyarat pada Kyung-il untuk duduk dan menunggu.

Kyung-il duduk ditempat yang ditunjukan manager Joongki. Matanya liar mencari sosok Bo young yang tak terlihat sama sekali.

‘Mwoya? Katanya dia ikut kesini tap…’ kata-kata Kyung-il terhenti ketika matanya menangkap sosok yang sedari tadi dicarinya.

Gadis bertubuh mungil itu, tampak begitu manis dengan dress kostum yang dikenakannya. Membuatnya tak bisa mengedipkan matanya saking terpesonanya.

Sesi pemotretan Joongki dan Bo young dimulai…

Dan…

‘Mwoya? Kenapa harus seperti itu?’ tanya Kyung-il yang tampaknya berhasil dibuat cemburu dengan beberapa pose yang dilakukan Joongki dan Bo young.

‘Bagus!’ ujar kameramen. Namja yang terlihat sudah berumur itu kini memberi arahan pose yang lain untuk Joongki dan bo young.

Kyung-il yang semakin kesal melihat sesi itu, akhirnya keluar dan meninggalkan ruangan itu.

‘Ish! ‘ kesal Kyung-il yang kini hanya menunggu didalam mobil. ‘Apanya yang bagus?’ gerutunya.

Kyung-il dengan sabar menunggu Bo young dimobilnya. Sesekali dia melirik jam ditangannya. Walaupun sebenarnya dia sudah kesal karena melihat beberapa pose pengambilan gambar tadi, tapi da masih menunggu tunangannya itu.

Dia tidak mau meninggalkan Bo young dan membiarkan gadis itu pulang bersama dengan kakaknya.

Tepat pukul 8 malam, Bo young keluar bersama dengan Joongki. Dengan segera Kyung-il keluar dan menghampiri keduanya.

‘Il-a!’ panggil Joongki. ‘Kau bisa mengantar Bo young kan? Aku masih…’

‘Keokjeongma hyung!’ potong Kyung-il langsung menarik Bo young untuk masuk kedalam mobilnya.

‘Eo! Geurae! Jeoshime!’ ujar Joongki pada adiknya.

‘Eo!’

‘Oppa! Annyeong!’ pamit Bo young.

‘Eo, geurae!’ jawab joongki.

Dengan segera Kyung-il melajukan mobilnya. Dia masih memasang wajah kesalnya.

Selama perjalanan, Bo young terus memandangi beberapa foto yang diambil tadi.

‘Kyung-il-a! Bwa!’ (lihat) ujar Bo young sembari menunjukan sebuah foto padanya.

park-bo-young_song-joong-ki1

‘Eotte?’ tanyanya lagi membuat Kyung-il mendengus kesal.

‘Kalau yang ini bagaimana?’ tanya Bo young lagi sembari menunjukan foto yang lain pada Kyung-il.

ParkBoYoung_SongJoongKi3

‘Kalau yang in…’

Cekiiittttttttttt……………

Kata-kata Bo young terhenti karena tiba-tiba Kyung-il menghentikan mobilnya dipinggir jalan.

‘Ya! Kenapa berhenti?’ tanya Bo young sembari mengamati jaan dimana berhenti. Jalanan yang cukup sepi dan lumayan gelap itu membuat Bo young sedikit takut.

‘Kyung-il-a! Kenapa…’

‘Bisakah kau berhenti menunjukan foto-foto itu?’ potog Kyung-il dengan nada sedikit tinggi.

‘Wae? Apa fotonya tidak bagus?’ Bo young malah balik tanya. Dia bukannya tidak tahu kalau Kyung-il sedang kesal padanya. Hanya saja dia masih ingin membalas sikap tunangannya itu yang juga pernah membuatnya kesal seperti yang sedang dirasakannya sekarang dalam beberapa hari.

‘Ini kan bagus! Bahkan fotografer itu bilang kalau aku dan Joongki oppa tampak serasi!’ lanjut Bo young yang sepertinya sengaja membuat Kyung-il semakin kesal karena cemburu. ‘Dasar bodoh!’ gumam Bo young yang kembali menatap foto yang ada diponselnya.

‘Mwo? Bodoh?’ Kyung-il semakin geram. Bisa-bisanya gadis itu mengatainya bodoh?

‘Lalu kenapa kau…hhhmmmmppppptttttt….’

Bo young hanya membulatkan matanya ketika Kyung-il tiba-tiba membungkam mulutnya dengan menciumnya.

Bo young hanya dia sembari mengerjapkan matanya beberapa kali dan Kyung-il masih menempelkan bibirnya tepat dibibirnya.

Hampir 20 detik Kyung-il menempelkan bibirnya dibibir Bo young. Dan setelah itu…

‘Ya! Neo!’ Bo young langsung mengusap bibirnya setelah menyadari apa yang baru saja terjadi.

‘Neo naekko-ya!’ (Kau milikku) ujar Kyung-il sembari menatap kedua mata Bo young. senyum evil tersunggging dibibirnya.

‘Nikkeo?’ (milikmu?) tanya Bo young terlihat kesal.

Kyung-il hanya mengangguk cepat.

‘Shireo!’ sambung Bo young yang kemudian membuat Kyung-il memasang tampang protesnya.

‘Kau pikir aku mau denganm…..’

Cup!

Kyung-il mengecup bibir Bo young sekilas dan kembali menegakkan tubuhnya.

Untuk sesaat Bo young tertegun. Dan saat dia sadar…

‘Ya!’ teriak Bo young lagi sembari mengusap-usap kasar bibirnya. Kedua pipinya kini sudah memerah akibat perlakuan Kyung-il barusan.

‘Wae? Joha?’ Kyung-il kini tersenyum jahil pada Bo young. Dan tanpa aba-aba, Kyung-il menarik tangan Bo young dari bibirnya dan kembali mendaratkan bibirnya disana.

Bo young kembali membulatkan matanya karena gerakan Kyung-il yang tiba-tiba itu. Tapi beberapa detik kemudian, dipejamkannya kedua matanya dan hanya diam menerima perlakuan tunangannya itu.

Awalya Kyung-il hanya menempelkan bibirnya dibibir Bo young. tapi, karena tidak ada perlawanan, dia muai melumat lembut bibir atas dan bawah tunangannya itu dengan lembut.

Nafas Bo young dan Kyung-il terengah. Keduanya sama-sama menarik nafas panjang, untuk menambah pasokan oksigen dalam paru-parunya yang menipis akibat kegiatan yang baru saja mereka lakukan.

Kyung-il menatap wajah Bo young dan tangannya menyeka ujung bibir Bo young yang sedikit basah karena kegiatannya tadi.

‘Neo naekko-ya!’ ujarnya mengulangi kata-katanya tadi. ‘Dan aku tak suka kau dekat dengan namja lain walaupun itu kakakku sendiri! Arraseo?’

Deg!

Bo young tertegun. Dia memang ingin membuat Kyung-il cemburu dengan berdekatan dengan Joongki. Tapi kenapa kini dia sendiri malah tak bisa mengontrol perasaannya sendiri yang merasa begitu senang kalau tunangannya itu cemburu padanya dan melarangnya dekat dengan namja lain walaupun itu kakaknya?

Kyung-il tersenyum menatap wajh Bo young yang masih saja menatapnya tanpa berkedip sedikit pun. Dibelaiya kepala Bo young lembut, kemudian dia kembali melajukan mobilnya.

Bo young masih terus memandangi wajah Kyung-il yang entah kenapa tiba-tiba terlihat begitu tampan dimatanya. Ani. Selama ini wajah itu memang begitu tampan baginya. Hanya saja karena dia tidak ingin kalau namja yang menjadi tunangannya itu tahu tentang perasaannya, dia selalu menyangkalnya.

‘Berhenti menatapku Youngie-ya!’ ujar Kyung-il yang akhirnya memanggil Bo young dengan panggilan yang paling disukai gadis itu. Membuat Bo young tersadar dan langsung memalingkan wajahnya dengan salah tingkah.

‘Si.. Siapa yang menatapmu?’ tanya Bo young tergagap.

Kyung-il terkekeh. ‘Geurae! Kau memang tak menatapku!’ jawab Kyung-il membenarkan pertanyaan Bo young.

‘Sssstttt keundae, apa kau yakin tak akan menatapku jika aku bilang malam ini aku akan menemui eomma dan appamu untuk melamarmu?’

‘MWO…??????’

End

***

Wah akhirnya selesai juga kisah Kyung-Young couple. Mian yah kalau ceritanya akhirnya gaje kaya begini.

Makasih buat readersdeul yang udah baca dari part awal ampe habis. Mian aku postingnya lama.

Oke dech… jangan lupa tinggalkan komentar yah. sampai ketemu di FF aku yang lain…

Annyeong…

 

 
47 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Februari 2014 in FF

 

Tag: , , , ,

47 responses to “Love You..? Hate You..? Part 6

  1. dina

    23 Februari 2014 at 1:17 am

    Yach ud abis story ini..tp sprtinya perlu sequel ttg cerita mrka yg sdh menikah..mgkn lucu x yaxh…gumawo

     
  2. susi501

    23 Februari 2014 at 1:20 am

    Suka banget,,,,,,
    Kalau bisa sequel yah author #puppy eyes

     
  3. ayamitangsomnia

    23 Februari 2014 at 1:39 am

    Kyaaaaaa kerenn. ..
    Sekeul nya donk pleaseeeee :3

     
  4. umi_ali

    23 Februari 2014 at 2:07 am

    Huhahahhaah pasangan yg lucu
    Klo jd kakak mereka pasti aq jd kpo deh
    Heheheh

     
  5. jelitalee3424

    23 Februari 2014 at 3:07 am

    hahhaha makin aneh aja pasangan itu cara cemburunya thor daebak deh aduh jadi penasaran 🙂 hehehe lanjut yaayaya

     
  6. Yanti

    23 Februari 2014 at 3:34 am

    Sepertinya masih ngegantung nih crt nya thor…..
    Sequel lg dong….
    😉

     
  7. moshi-moshi

    23 Februari 2014 at 3:54 am

    Ijin baca thor,
    Sekalian ninggalin jejek,
    Klo bisa sequel ya thor,

     
  8. ayueluminouself

    23 Februari 2014 at 4:37 am

    Daebak.. Nae udah lumutan nih nunggu ff nie .tpi gk nyesel karena endingnya daebak ! Sekuel ne thor

     
  9. Mahdah

    23 Februari 2014 at 6:33 am

    Msih ngGantung min,please bkin sequel donk…!!

     
  10. hwangtastic

    23 Februari 2014 at 6:36 am

    yah kok end ?
    next dong ^^

     
  11. Nadhia

    23 Februari 2014 at 6:44 am

    Yah kog end si thor ?? Kan belum nikah ?? 😦
    Yaudah deh d tunggu aja squlnya 😀

     
  12. usi

    23 Februari 2014 at 6:49 am

    ‎нå=dнå=dнå=dнå^^^ ceritanya kocak thor,
    Jangan end dulu dong thor,masih ngegangtung nih ceritanya lanjut dong thor

     
  13. Winchiwon yoonwonited

    23 Februari 2014 at 7:40 am

    Yah kok end.sequel dong

     
  14. eunhyuk

    23 Februari 2014 at 10:17 am

    yah kok dah end, sequel thor,sequel ya thor setelah mereka menikah

     
  15. Kim_Youngie

    23 Februari 2014 at 11:20 am

    yah gntung!!
    jngan end jebal 😦
    next

     
  16. neezhaa

    23 Februari 2014 at 11:21 am

    Waah kenapa ending!!
    Msh pngn story mrka lg..hahaha
    dtnggu z..

     
  17. lisajuly89

    23 Februari 2014 at 11:58 am

    yah udah the end aja, asik ceritanya. btw sequel pas mereka nikah dibikin dongggggg. aaaaa Kyung-Young shipper ><

     
  18. Wanda Salsabilla

    23 Februari 2014 at 12:20 pm

    hihihi lucu mereka.. kok end?? sequelnya dong thor hehe^^

     
  19. veronica lee

    23 Februari 2014 at 12:41 pm

    gomawo thor.. ceritanya baguss.. sebenarnya si jangan dulu end kayanya kl di terusin lucu… ya tapi gomawo yaa… semangat

     
  20. yunda

    23 Februari 2014 at 12:52 pm

    keremd qjperu lg
    tp kayanya wajib lanjut dech masih gantung soalnya

     
  21. shahyun

    23 Februari 2014 at 1:20 pm

    Huaaaa. Tidak bisa harus sequel~ please min ngegantung banget cerita’a

     
  22. iwulkyu

    23 Februari 2014 at 1:33 pm

    Thor tlisan yg di akhir itu typo ya???
    hrus’a kan TBC bkan END…ya kan..ya kan..ya kan…??? ^^
    *Maksa

    Di tunggu loh lanjutan’a…
    *KodeMintaSequel 😛

     
  23. Hanami

    23 Februari 2014 at 1:38 pm

    Omg….crita nya makin seru nih… Kyung il ma bo young nya dah nunjukin perasaan nya next part nya ngebut ya thor

     
  24. kian chan

    23 Februari 2014 at 2:25 pm

    skuel dong tor,,, nanggung end nya..

     
  25. venny98

    23 Februari 2014 at 3:41 pm

    Yahh end._. Kasih sequel dong thorr.. Married life mungkin?:D

     
  26. PAR_Kim

    23 Februari 2014 at 10:44 pm

    author plis buat kyung il dan bo young nikah,
    pengen bgt lihat kehidupan mereka waktu nyiapin pernikahan ampe setelah nikah,

    ceritanya bnar2 bgus jadi ak harap dilanjutin

     
  27. ruunachy

    23 Februari 2014 at 11:01 pm

    uhm, finally mereka mengakui perasaan mereka juga, ummm, sekuel dong…. kehidupan mereka setelah married… ^^

     
  28. Jia Jung

    24 Februari 2014 at 12:08 am

    Jjiiiaaahh…
    Tapi ini beneran udh end??
    Sequel dong,, ga pernah bosen deh liat couple ini..
    Sweet, cute, funny. Pokok’a menarik deh..
    Jebal, sequel ya..

    Jia Jung

     
  29. Rinie moet

    24 Februari 2014 at 12:40 am

    Finally tp menurutku ngegantung ea? Blum bener2 mengakui kalo Bookyung suka ma Kyung-il. Sequel’lah ok,ok,ok!!!

     
  30. VaL

    24 Februari 2014 at 6:59 am

    Yaaaaa

    Koq udah end ajaaaa

    (╥﹏╥)

    Lanjut donkkk :*

    Ђέ^⌣^ђέ

    *aniwei, bagus, penulisannya rapi 🙂

     
  31. tia1009

    24 Februari 2014 at 7:12 am

    Yah ko end sih thor? Nanggung ini ceritanya. Lanjut ke bo young sama kyung il nikah ya thor 🙂

     
  32. Rianty

    24 Februari 2014 at 8:52 am

    sequel,, sequel,, sequel,,
    thor,, ada sequel’y dong,, seru banget ini FF^^

     
  33. Aqhuccilemod

    24 Februari 2014 at 9:59 am

    Neeeexxxtttttttt…….

     
  34. rightside17

    24 Februari 2014 at 11:26 am

    Loh?kok gantung btw. Tapi daebak,,lanjut dong thor

     
  35. dhenifariolla88

    24 Februari 2014 at 11:54 am

    yaahhh kok END,,,,,,
    ada after story nya gak chingu???
    Msih blom puas ma cuople yg ini…..

     
  36. Rita SJclouds

    24 Februari 2014 at 3:04 pm

    suka suka suka 😀

     
  37. vany

    25 Februari 2014 at 1:52 am

    authooor lanjutt lagi dong ^^….

     
  38. hinata

    25 Februari 2014 at 3:08 am

    Author bikin squel dong keren ni crtnyA

     
  39. Pho

    25 Februari 2014 at 12:03 pm

    Wuaa seru akhirnya mereka saling terbuka kalau mereka saling suka. Di tunggu kelanjutannya, sequel ya.

     
  40. Ji Kyo~

    25 Februari 2014 at 12:49 pm

    Wah~~
    Ceritanya seru, aku suka sama cerita yang tadinya berantem terus jadi akur ~> Seru, seru, seru
    Please squelnya thor^_^

     
  41. khunong

    26 Februari 2014 at 2:46 am

    tor udh end nih ?? pdhal seruuuuu,,, lanjut dongg… pasangan gila ini akhirnyaa ngakuin perasaannya jugaa

     
  42. Nabiritata

    26 Februari 2014 at 6:10 am

    haaaa?end? padahal cerita mereka baru aja mulai? sekuel please

     
  43. myeondeong

    27 Februari 2014 at 7:43 am

    Itu beneran udah enddd ceritanya , tp kok kyaknya msh gantung deh ,, ??

     
  44. annisa

    27 Februari 2014 at 10:35 am

    keren thor belom nikah belom seru kali yaa haha

     
  45. Maya Tam

    28 Februari 2014 at 1:59 pm

    Ceritanya bagus thor #Tapi lebih lengkap ditambah sequel yah thor

     
  46. sung soo wook

    10 Maret 2014 at 9:58 am

    wah lucunya aku suka sama ceritanya bikin geregetan sama sikap keduanya lucu bangett jong ki oppa juga lucu. daebak 😀 (y)
    maaf baru komen di eps terakhir ini 😀

     
  47. kekemato

    12 Maret 2014 at 8:57 am

    ncnya mana ?
    hehehe maaf yh , tapi kalo ini sih rating pg 15 .. aku kira ada ncnya karna di postnya di yadongfanfic ..
    tapi bagus kok ngomong ngomong .. keep writing

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: