RSS

Love You..? Hate You..? Part 4

10 Feb

Shireo 4 cover

Love You..? Hate You..? Part 4

Title         : Love You..? Hate You..? Part 4

Author     : Shin Zia

Genre      : Romance, Comedy

Cast         :

       Song Kyung-Il (History)

       Park Bo Young (OC)

       Other cast

***

Annyeong…

Aku datang lagi readersdeul bawa lanjutan kisah Kyung-il dan Bo young. Mian kalau aku lama postingnya. Keenakan nonton drama ‘Secret’ sama ‘Marry Him If You Dare’ jadi kelupaan buat lanjutin semua FF aku.

Woke dech. Seperti biasanya, mian kalau ceritanya semakin gaje dan masih banyak typo. Jangan lupa tinggalkan komentar dan mohon jangan di bash yang readersdeul.

Annyeong…

***

Sejak awal

Kita tidak pernah cocok

Selalu saja bertengkar

Selalu membuat kesal satu sama lain

 

Ini benar-benar aneh

Tanpa kita sadari hati kita terhubung

Jika kau tak berada disampingku

Aku akan sangat merindukanmu

 

Kau orang yang istimewa bagiku

Seperti hadiah yang mampu menggerakkan hatiku

Caramu datang kepadaku

Mengapa aku begitu menyukainya

 

Karena dirimu

Hatiku ini berdebar-debar

Aku hanya mencintaimu

Kata itulah yang ingin aku katakan dengan lantang

 

Thump thump – Sunny Hill

***

‘Aahh…!’ teriak Bo young yang tubuhnya sudah siap jatuh.

GREP!

Dengan segera Kyung-il menangkap tubuh mungil Bo young. tangan kirina berhasil meraih pinggang Bo young, sedang tangan kanannya…

Degdeg! Degdeg!

Bo young dan Kyung-il hanya terdiam dan saling menatap. Beberapa detik kemudian, mata keduanya berpindah ke tangan kanan Kyung-il, yang tanpa sengaja masih menempel tepat di dada kiri Bo young.

Keduanya kembali saling menatap. Dan…

‘Aaaarrrrrrggggghhhhhhh!’ teriak keduanya bersamaan.

BRUK!

Secara spontan Kyung-il melepaskan tubuh Bo young dari dekapannya, dan membuat gadis itu akhirnya terhempas ke lantai.

‘YA!’ bentak Bo young yang tampak kesal dan juga kesakitan karena kahirnya tubuhnya jatuh ke lantai.

Kyung-il hanya terdiam dan terus menatap Bo young dengan wajah bingungnya. Dan beberapa detik kemudian, namja itu langsung pergi meninggalkan Bo young yang masih duduk dilantai.

BRAK!

Kyung-il menutup pintu kamarnya dengan kencang hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras. Dia masih terlihat shock dan hanya duduk sembari mengatur nafasnya yang masih memburu akibat kejadian ‘salah pegang’ yang dialaminya beberapa menit yang lalu.

Ditatapnya tangan kanannya yang untuk pertama kalinya menyentuh benda aneh itu, dan dia menelan ludahnya.

Degdeg! Degdeg!

Pikiran kotornya mulai berlarian dan mulai memenuhi pikirannya. Tapi dengan segera, di geleng-gelengkannya kepalanya.

‘Kyung-il-a! Jeongshin charyeo!’ katanya sembari mengusir pikiran negatifnya dan mulai menampar pipinya sendiri. Dia berharap pikiran kotornya tentang hal yang baru saja di alaminya segera hilang.

Sayangnya, semua usahanya sia-sia dan dia semakin berpikir tentang gadis yang kini jadi tunangannya itu.

‘Aish! Park Bo young!’ kesalnya yang kini sudah menegakkan tubuhnya dan siap keluar dari kamarnya untuk menghampiri Bo young.

Kyung-il sudah siap membuka pintu dan keluar dari kamarnya ketika Bo young membuka pintu kamarnya hingga akhirnya membuat kepalanya terbentur daun pintu.

‘Auuuwwww’

‘YA! Apa kau tak bisa mengetuknya dulu?’ tanya Kyung-il yang kini tampak kesakitan. Tangannya masih sibuk mengusap dahinya yang baru saja menjadi santapan empuk pintu kamarnya sendiri.

‘Siapa suruh kau berdiri di depan pintu!’ sungut Bo young tak kalah sengitnya dengan Kyung-il tadi.

Bo young langsung masuk ke dalam kamar Kyung-il dan mengambil tasya yang tadi ditinggalkannya di kamar itu.

Kyung-il masih terus menatap gadis itu kesal sembari mengusap dahinya. Dia mencoba menghalangi langkah gadis itu dengan berdiri dihadapan Bo young, tapi kala itu tiba-tiba kejadian beberapa waktu yang lalu kembali melintas dipikirannya.

Degdeg! Degdeg!

‘Ya! Pikyeo!’ (Minggir) teriak Bo young pada Kyung-il yang masih saja berdiri didepannya dan terus menatapnya.

Sayangnya, sepertinya Kyung-il tidak mendengarnya karena terlalu fokus dengan pemandangan dihadapannya.

Bo young mengikuti arah tatapan Kyung-il. Dan…

‘Y.. YA!’ teriak Bo young sedikit tergagap. Dia lalu menyilangkan tangannya tepat di depan dadanya dan mulai terlihat semakin gugup.

‘N..Neo! Apa yang kau lihat eo?’ tanya Bo young lagi masih sedikit tergagap. Kyung-il masih tak bergeming. Hingga…

Duk!

‘Aaauuuuwwwww!’

Kini Kyung-il langsung memegangi kakinya yang baru saja jadi santapan empuk tendangan Bo young.

‘YA!’ bentak Kyung-il sembari melotot menatap Bo young yang tersenyum menang dan mulai melangkah meninggalkannya.

‘Siapa suruh kau pasang wajah mesummu itu dihadapanku!’ jawab Bo young enteng. ‘Aku pulang!’

Kyung-il hanya mendengus kesal dan terus mengusap tulang keringnya yang tadi jadi sasaran Bo young. ‘Dasar!’ kesalnya. Tapi setelah itu, dia pun tersenyum.

***

Bo young kembali ke rumahnya dengan wajah yang kesal. Bukan hanya karena rencananya batal hari itu, tapi juga karena tunangannya yang selalu saja mengganggunya itu.

Direbahkannya tubuhnya diatas ranjangnya dan dia mencoba memejamkan matanya. Sayangnya, bayangan kejadian beberapa waktu yang lalu kembali melintas dipikirannya. Membuatnya kembali menegakkan tubuhnya juga mendesah kesal.

‘Ish! Dasar namja mesum!’ umpatnya. ‘Bisa-bisanya dia mengambil kesempatan dalam kesempitan seperti tadi! Awas kau! Aku akan membalasmu!’

***

Bo young kembali menjalani kesehariannya seperti biasanya. sejak liburan musim panas itu, dia jarang bertemu dengan Kyung-il karena kuliah pun libur.

Bagi Bo young, itu adalah hari-hari yang menyenangkan karena dia tidak perlu bertemu dan bertengkar dengan namja yang sedari kecil memang selalu jahil padanya itu.

Hanya saja, berbeda dengan Kyung-il. Namja itu terlihat sedikit murung dan tak jarang sering marah-marah sendiri karena tidak bertemu dengan Bo young.

Dia yang selalu mengerjai tunangannya itu, merasa hidupnya kurang menarik karena tak bisa mengerjai Bo young. Bahkan sejak kejadian siang itu, Kyung-il merasa kalau dia jadi lebih sering merindukan sosok Bo young yang dulu begitu menyebalkan dan selalu membuatnya jengkel.

***

Liburan musim panas akhirnya berakhir. Dengan penuh semangat Kyung-il berangkat ke kampusnya. Dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Bo young dan ingin segera mengerjai tunangannya itu.

Kyung-il berlari memasuki area kampusnya dengan wajah yang berseri-seri. Pagi itu, dia ingin sekali bertemu dengan Bo young dan mengganggu gadis yang kini berstatus tunangannya itu.

Kyung-il tampak mondar mandir didepan kantin, tempat biasanya Bo young dan juga sahabatnya berkumpul sebelum dia masuk ke kelasnya. Dia masih menunggu Bo young yang masih juga belum kelihatan batang hidungnya pagi itu.

Tapi, belum 10 menit menunggu, senyuman pun terukir dibibir namja bertampang manis itu. Dari jauh, dia melihat sosok Bo young sedang berjalan menuju tempatnya berdiri.

Kyung-il tersenyum dan kemudian berjalan mendekati Bo young yang semakin mendekat kearahnya.

‘Chagi-ya!’ panggil Kyung-il sembari melambaikan tangannya pada Bo young dan berjalan menghampiri gadis itu.

‘Mwo?’

Bo young langsung membulatkan matanya dan langsung memperlebar langkahnya dan menghampiri Kyung-il yang masih menampakan senyuman mautnya pada Bo young.

‘Chagi-ya! Ann….’

Bo young langsung membekap mulut Kyung-il dan mendorong namja jangkung itu menjauh dari kantin, dimana banyak mata yang mulai menatap kearah keduanya dengan tatapan yang……

‘YA! Sejak kapan kau memanggilku dengan panggilan seperti itu eo?’ tanya Bo young lirih dengan penuh penekanan. Tangannya masih berada dimulut Kyung-il. Mencegah namja itu kembali mengatakan hal-hal aneh seperti yang baru saja didengarnya.

Kyung-il hanya mengangkat bahu dan mengangkat alisnya bersamaan, membuat Bo young semakin geram dengan sikapnya itu.

‘Kau sengaja mau mempublikasikan hubungan kita eo?’ tanya Bo young lagi yang tampak semakin kesal dengan sikap Kyung-il yang sepertinya memang sengaja membuatnya kesal pagi itu.

Kyung-il lagi-lagi hanya tersenyum jahil dan mengangkat bahunya.

Bo young kemudian melepaskan bekapan tangannya dimulut Kyung-il dan menatap namja itu dengan tatapan kesalnya.

‘Memangnya, apa hubungan antara kalian berdua?’

Kyung-il dan Bo young spontan menoleh ke sumber suara. Seketika itu, wajah Bo young berubah memucat. Ditatapnya Kyung-il dan juga Joowon bergantian.

Berbeda dengan Bo young, Kyung-il masih terus tersenyum jahil menatap Bo young sembari sesekalli mengangkat alisnya.

‘Ya! Memangnya, ada hubungan khusus antara kalian berdua?’ ulang Joowon terlihat begitu penasaran dengan apa yang baru saja didengarnya.

Kyung-il masih terus tersenyum menatap Bo young. Membuat wajah gadis itu semakin memucat dan menggeleng pelan, memohon agar dia tidak mengatakan apa yang terjadi semalam. Namja bertubuh jangkung itu terus menatap gadis dihadapannya dengan tatapan menggoda.

‘Aniya!’ jawab Kyung-il pada Joowon. Tapi, matanya masih terus menatap Bo young. ‘Amutto aniya!’ lanjut Kyung-il membuat Bo young bisa sedikit bernafas lega.

Joowon hanya menganggukan kepalanya beberapa kali. Sepertinya, dia sudah tidak penasaran lagi dengan penjelasan yang disampaikan Kyung-il padanya. Tapi…

‘Chagi-ya! Aku ke kelas dulu!’

Deg!

Bo young semakin membulatkan matanya ketika Kyung-il berpamitan dan kemudian meninggalkannya. Hatinya mencelos. ‘Matilah aku!’ ujarnya yang hanya bisa menatap Kyung-il yang berjalan semakin menjauh darinya.

‘Chagi?’ Joowon langsung menatap Bo young dan Kyung-il bergantian. Bo young menggeleng lemas, sedang Kyung-il, langsung tersenyum lebar dan mengangguk, menjawab pertanyaan yang dilontarkan tatapan mata Joowon padanya.

‘Jadi kalian berdua…’

‘Kajja!’ Kyung-il langsung menarik Joowon meninggalkan Bo young sebelum gadis itu menyerangnya.

‘Ya! Neo? Bo young?’ Joowon masih tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Dia masih terlihat shock dengan apa yang baru saja didengarnya dari sahabatnya itu.

Kyung-il hanya terkekeh. ‘Aniya!’ jawabnya kemudian. Dia mulai berjalan meninggalkan Joowon yang masih terlihat bingung dengan apa yang baru saja disampaikan Kyung-il padanya.

‘Keundae…’

‘Kau lihat ekspresi wajahnya tadi?’ potong Kyung-il. dia masih tersenyum-senyum sendiri mengingat wajah Bo young yang tampak pucat tadi.

‘Lucu sekali bukan?’ tanya Kyung-il masih dengan senyuman yang terukir dibibirnya.

Joowon semakin menatap sahabatnya itu bingung. ‘Ya! Sebenarnya ada hubungan apa antara kau dan Bo young eo?’ Joowon balik tanya.

‘Apa kau sadar kalau sikapmu selama ini hanya memperjelas kedekatan kalian?’ tanyanya lagi. Joowon sepertinya sedikit kesal pada Kyung-il yang memang selalu membuatnya penasaran tanpa memberi jawaban yang jelas padanya.

Kyung-il hanya mengangkat bahunya sembari tersenyum jahil pada Joowon. Membuat sahabatnya itu semakin kesal dan hanya bisa mengacak rambutnya frustasi.

‘Aku sudah bertunangan dengannya!’ ujar Kyung-il setelah memasuki kelas dan duduk dikursinya.

‘MW… MWO?’ Joowon membulatkan matanya dan langsung menatap Kyung-il, sedikit shock dengan apa yang baru saja didengarnya.

‘Tak usah menunjukan ekspresi seperti itu Joowon-a!’ lanjut Kyung-il tenang. ‘Aku bertunangan dengannya karena permintaan appa!’ papar Kyung-il menjelaskan.

‘Jinjja?’ Joowon masih tampak tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya. ‘Kenapa kau tak menolaknya?’ lanjutnya. ‘Bukankah selama ini kalian berdua selalu saja bertengkar dan tak pernah akur! Belum lagi…’

‘Kalau kau ada diposisiku,’ potong Kyung-il. ‘Apa kau bisa menolak permintaan satu-satunya orang tuamu yang masih hidup?’

Joowon terdiam dan berpikir sejenak. Tak lama setelah itu, dia pun tersnyum masam dan mengangguk, menyetujui apa yang dilakukan sahabatnya.

Kyung-il membalasnya dengan senyuman. ‘Lagipula, gadis itu cukup manis!’ ujar Kyung-il kemudian, membuat Joowon menatapnya.

‘Dia juga gadis yang baik!’ lanjutnya. ‘Dan aku bisa mengerjainya sesuka hatiku sekarang!’

‘Kyung-il-a!’

‘Eo?’

‘Heoksi neo, Bo young joha anya?’ (Apa kau menyukai Bo young) Joowon menatap Kyung-il dengan mata memicing.

Kyung-il hanya terkekeh, membuat Joowon semakin memicingkan matanya.

‘Benarkan?’ tanya Joowon lagi. Dan lagi-lagi, Kyung-il hanya tersenyum dan tak menjawabnya.

Di tempat lain…

‘Song Kyung-il! Apa sich yang ada dalam kepalanya? Apa dia mau mempublikasikan hubunganku dengan dia dikampus? Apa dia sudah lupa dengan permintaannya untuk menyembunyikan hubungan ini? Dasar namja mesum! Awas kau!’ gerutu Bo young sembari berjalan menuju kelasnya.

Gadis itu terus bergumam kesal dan tak memperhatikan sekelilingnya yang kini terus menatapnya sembari berbisik.

‘Bo young-a!

Bo young yang saat itu masih bergumam sendiri, sedikit terkejut ketika Hyorin sahabatnya duduk disampingnya.

‘Eo..Eo Hyorin-a! Wae?’ tanya Bo young mencoba bersikap biasanya.

‘Apa kau dengan Kyung-il sunbaenim sekarang berpacaran?’ tanya Hyorin sedikit berbisik.

‘Mwo?’ Bo young membulatkan matanya. ‘Ya! Kau dengar dari…’

‘Ani! Hanya saja, aku dengar tadi pagi dia memanggilmu chagi di kantin.’ Potong Hyorin sedikit mengulum senyum.

‘Ka… Kau mendengarnya juga?’ tanya Bo young tergagap, membuat senyuman di bibir Hyorin semakin lebar.

‘Jadi itu benar?’

‘Aniya! Aniya! Geureon-go aniya!’ sambung Bo young sesegera mungkin menyangkalnya.

‘Eiy! Gwaenchanna! Aku malah senang kalau kau akhirnya berpacaran dengan musuhmu itu!’ uar Hyorin yang tampak senang dengan apa yang baru saja didengarnya.

‘Aku tak suka jika Injoo yang dekat-dekat dengan Kyung-il sunbaenim! Dia terlalu genit dan…’

‘Hyorin-a! Jinjja aniya!’ potong Bo young mencoba meyakinkan sahabatnya dan mencoba menutupi apa yang sebenarnya.

‘Ini gara-gara kau Song Kyung-il!’ umpat Bo young dalam hati.

‘Molla! Molla!’ sambung Hyorin. ‘Pokoknya aku akan mendukungmu dengan Kyung-il sunbaenim. Titik!’

Bo young hanya bisa pasrah. Setelah Joowon sunbaenim, sekarang Hyorin sahabatnya juga mulai curiga. Belum lagi semua mata yang kini mulai menatap tajam padanya karena kalimat yang diucapkan Kyung-il pagi tadi di kantin, membuatnya ingin segera pulang kerumah dan mengunci diri agar tak perlu bertemu dengan semua orang yang membuatnya harus mengakui sesuatu yang masih membuatnya kesal.

Tapi entah kenapa, Bo young juga memang tidak menyukai kedekatan Kyung-il dengan Injoo teman satu kelasnya itu. Padahal selama dia satu kampus dengan Kyung-il, namja yang kini berstatus sebagai tunangannya itu bukan hanya sekali dua kali jalan dengan yeoja-yeoja cantik di kampus. Dari mulai hoobae sampai sunbaenya. Tapi dengan Injoo, Bo young selalu saja berhasil dibuat kesal olehnya.

***

Sejak hari itu, Kyung-il benar-benar terus mengganggu Bo young. setiap pagi, namja itu akan mencari gadis itu dan memanggilnya dengan sebutan ‘chagi’ sebelum akhirnya dia bergegas menuju kelasnya. Hal itu tentu saja berhasil membuat Bo young kesal dan selalu marah-marah padanya sepulang kuliah nanti.

Yah! Sejak liburan musim panas berakhir, sikap Kyung-il benar-benar berubah pada Bo young. Dia memang masih sering iseng mengerjai gadis itu. Hanya saja, kali ini dia tidak lagi mengejek atau mengajak gadis itu bertengkar dengan beradu mulut. Dia lebih senang memanggil gadis itu dengan sebutan ‘chagi’. Membuat gadis itu kesal dan selalu menunjukan wajahnya yang baginya sangat menggemaskan jika sedang marah atau kesal seperti itu.

Bo young selalu saja merasa risih dengan panggilan Kyung-il padanya. Perlahan-lahan, semua orang pun akhirnya mengiyakan kalau ada hubungan antara Kyung-il dan juga Bo young. walau keduanya selalu saja terlihat tidak akur, tapi semua orang yakin kalau ada sesuatu antara keduanya.

Bo young juga masih terus menyangkal tentang semua gosip itu. walau semua orang sudah mulai curiga. Gadis itu juga terus menyangkal perasaannya pada Kyung-il yang mau tak mau akhirnya tumbuh dan membuatnya mulai menatap namja yang kini jadi tunangannya itu.

Bo young terus saja menyangkal. Hingga akhirnya hari itu…

Sejak pagi, Kyung-il belum menunjukan wajahnya di hadapan Bo young. bahkan namja itu belum memanggil tunangannya itu dengan sebutan ‘chagi’ hari itu.

Bo young yang selama ini memang terlihat kesal dengan semua sikap Kyung-il padanya, kini malah mencari namja yang sedari pagi belum terlihat batang hidungnya itu.

Dia mencari ke setiap ruangan yang biasa didatangi Kyung-il. sayangnya, dia masih juga tidak menemukan namja yang entah sejak kapan terkadang selalu dirindukan kehadirannya olehnya.

Hingga akhirnya dia sampai ditaman. Matanya sedikit membulat ketika kejadian beberapa waktu lalu terulang dihadapan matanya. dilihatnya Kyung-il dan juga Injoo sedang berciuman.

Saat itu, entah kenapa hatinya terasa sakit dan terbakar. Matanya mendadak panas dan perlahan butiran air asin mulai menetes membasahi pipinya.

‘Dasar namja mesum!’  kesalnya sembari menghapus airmatanya.

Dia langsung berjalan menghampiri tunangannya itu dan langsung menariknya secara paksa. Membuat ciumannya dengan Injoo terlepas.

‘Bo.. Bo young-a!’ ujar Kyung-il sedikit tergagap. Dia kemudian hanya mengikuti langkah Bo young yang menriknya hingga sampai di tempat parkir.

‘Ayo pulang!’ ujar Bo young dengan wajah kesalnya. Mereka kini sudah berdiri di depan mobil Kyung-il.

Kyung-il langsung membukakan pintu untuk Bo young dan kemudian segera melajukan mobilnya.

Ditengah perjalana, ponsel Kyung-il berbunyi.

‘Eo! Injoo-ya!…’

Bo young langusng menatap tajam ketika dia mendengar nama Injoo.

‘Gwaenchanna! … Gomawo! Eo!’

Kyung-il pun menutup sambungan telponnya.

‘Apa kau menyukai Injoo?’ tanya Bo young tiba-tiba. Entah kenapa, ada perasaan kesal dan tidak rela ketika dia mendengar nama Injoo. Belum lagi kejadian yang tadi dilihatnya dikampus, membuatnya ingin marah.

‘Injoo?’ Kyung-il malah balik tanya. ‘Dia…’

‘Apa yang kau lihat dari dia?’ tanya Bo young lagi. Kini terlihat jelas kalau gadis itu cemburu melihat kejadian tadi.

‘Dia…’

‘Apa karena dia cantik?’ potong Bo young. Ditatapnya Kyung-il dengan tajam dan airmata yang entah sejak kapan sudah kembali menggenang dipelupuk matanya dan siap untuk jatuh.

‘Atau karena dia seksi?’ tanya Bo young lagi.

‘Atau karena…’

Tes! Tes!

Akhirnya butiran air asin itu lolos begitu saja dan mulai membasahi kedua pipi Bo young.

Kyung-il yang tak tahu kalau Bo young menangis, masih terus mengendarai mobilnya. Hingga sesampainya di taman dekat rumahnya.

‘Berhenti disini!’ ujar Bo young.

Saat itu, Kyung-il langsung menghentikan mobilnya. Dan disanalah, dia baru menyadari kalau Bo young menangis.

Kyung-il yang baru tahu kalau Bo young menangis, langsung keluar dari mobil dan mengikuti gadis itu.

‘Bo young-a!’ panggil Kyung-il mengikuti langkah Bo young. ‘Neo, wae geurae? Eo?’ tanyanya lagi. Bo young tak menggbrisnya dan terus saja berjalan meninggalkan Kyung-il.

‘Ya! Park Bo young!’ panggil Kyung-il lagi sembari menarik tangan Bo young dan membuat gadis itu berhenti dan kini menatapnya.

Deg!

Kyung-il hanya terdiam ketika mendapati wajah Bo young yang basah karena airmatanya. ‘Ya! Wae geurae? Eo? Malhae!’ Kyung-il terlihat cemas. Selama ini, bahkan sejak kecil, Kyung-il paling tidak bisa kalau melihat gadis yang berada dihadapannya itu menangis.

Sejahil apapun dia, dia tidak pernah embuat Bo young menangis. Dan kalau pun itu terjadi, dia akan melakukan apapun agar gadis itu terdiam dan kembali tersenyum. Yah, sejak kecil, sebenarnya Kyung-il sudah menyukai Bo young. hanya saja sikap Bo young yang selalu galak dan kasar padanya membuatnya selalu ingin membalas dan membuat gadis itu kesal.

‘Ya! Park Bo young! Malhae! Nugu ttaemune-a?’ Kyung-il mencoba menenangkan Bo young. dia terus menghapus airmata yang menetes dipipi Bo young.

Bo young yang sudah kesal akhirnya menepis tangan Kyung-il yang mash terus menghapus airmatanya. ‘Neo ttaemune!’ kesalnya.

‘Na? Na?’ Kyung-il membulatkan matanya. ‘Ish! Apa lagi salahku kali ini eo?’ tanya Kyung-il yang belum menyadari kalau gadis dihadapannya itu sedang cemburu padanya.

‘Aish! Jebal! Uljima! Eo? Geurae! Malhae! Apa salahku eo?’ tanya Kyung-il. dia benar-benar bingung dan tidak tahan melihat gadis kecil dihadapannya itu menangis seperti itu. dia lebih senang melihat Bo young yang selalu marah-marah dan selalu mengumpat padanya, dari pada Bo young yang menangis seperti ini.

Lama Kyung-il mencoba membujuk Bo young untuk berhenti menangis. Hingga setelah setengah jam, akhirnya Bo young tenang dan hanya terdiam.

Lagi-lagi, ponsel Kyung-il berbunyi. Dan Bo young kembali menatap tajam kearahnya ketika gadis itu mendengar nama Injoo yang dipanggil Kyung-il.

‘Apa kau mau menemui Injoo lagi?’ tanya Bo young kesal. Kyung-il hanya terdiam. Digaruknya tengkuknya yang tidak gatal.

‘Kka!’ perintah Bo young kemudian. ‘Sekalian saja kau berikan cincin ini padanya!’ lanjutnya sembari melepas cincin pertunangannya dengan Kyung-il dan memberikannya pada namja yang hanya diam melihat semua tingkahnya itu.

Kyung-il terdiam. Diterimanya cincin yang tadi dilepas oleh Bo young dan ditatapnya gadis yang masih marah-marah dihadapannya itu lekat.

Lama Kyung-il menatap gadis dihadapannya itu, hingga akhirnya senyuman terkuir dibibirnya.

‘Pakai lagi!’ ujar Kyung-il sembari mengulum senyum. Dia baru menyadari kalau sedari tadi Bo young bersikap aneh seerti itu karena cemburu padanya.

‘Shireo!’ Bo young langsung menarik tangannya. ‘Kau berikan saja pada Injoo!’ anjutnya. ‘Bukankah kau tadi juga menciumnya? Sekalian saja kau bertunangan dengan…’

‘Kau cemburu?’ potong Kyung-il yang berhasil membuat Bo young terdiam dan hanya menatapnya.

‘A… ani!’ jawab Bo young sedikit tergagap.

‘Jinjja?’

‘Untuk apa aku cemburu padamu!’ jawab Bo young lagi. ‘Kau pikir kau siapa sampai aku harus cemburu padamu?’

‘Geurae?’

‘Eo!’

‘Kalau begitu, aku akan kembali ke kampus!’ ujar Kyung-il yang kemudian memasukan cincin milik Bo young disaku celananya.

‘Sepertinya aku harus melanjutkan ciumanku tadi dengan Injoo!’ lanjut Kyung-il menggoda Bo young. ‘Kalau bukan karena kau, mungkin sekarang aku dan Injoo sudah berada di hotel untmmmmpppppphhhhhhttttttttt’

Kyung-il hanya membulatkan matanya ketika tiba-tiba Bo young menciumnya dan membuat kata-katanya terhenti.

Walau pun hanya menempelkan bibirnya saja, tapi itu cukup untuk membuat Kyung-il terdiam dan hanya bisa mematung.

Bo young melepas bibirnya dari bibir Kyung-il. Tangannya masih memegang kerah kemeja namja itu, membuat jarak mereka hanya beberapa inchi saja.

‘Kalau kau masih berani menemui Injoo! Maka aku akan meminta appa untuk menikahkan kita besok!’ ancam Bo Young.

‘MWO?’

… … TBC … … or … … End … …

***

Ah, akhirnya selesai juga part ini.

Mian yah readersdeul kalau ceritanya semakin gaje dan aku postingnya lama. Wah dilanjut ga yah nich…

Woke dech, ditunggu komentarnya.

Ayo monggo dikoment…

Annyeong…

 
40 Komentar

Ditulis oleh pada 10 Februari 2014 in FF

 

Tag: , , ,

40 responses to “Love You..? Hate You..? Part 4

  1. kartika hutabalian

    10 Februari 2014 at 4:48 am

    Wah..
    Ternyata bo young mulai suka sama kyoung I’ll
    Lanjut thor…

     
  2. ayamitangsomnia

    10 Februari 2014 at 5:02 am

    Kyaaaaaaaaaa kereeeeenn hahahaha.
    Omg boyoung kau keren >°<
    Lanjuuuuuuuttttttttttttttttttttttt……….

     
  3. lee haernie

    10 Februari 2014 at 5:17 am

    mian bru bisa coment aku readers baru ,
    aku suka part ini .
    dan aku nunggu lanjutan.a . 🙂
    cerita.a menarik, seru dan lucu hehe

     
  4. Aqhuccilemod

    10 Februari 2014 at 5:28 am

    Wuaaahhhhhhh daebakkkk mntap ni bru ff seruuuuu…. Aq pling suka yg genre ny komedi romantis

     
  5. Rinie moet

    10 Februari 2014 at 5:40 am

    Lanjutkan ath makin menarik nech #ckckckckc abg2 skg ea #plaaaaak kyk gak pernah abg za eke #curcol

     
  6. dwie1202

    10 Februari 2014 at 6:23 am

    lanjut donk

     
  7. lia

    10 Februari 2014 at 7:07 am

    tbc thor,ayo lanjut thor

     
  8. hwangtastic

    10 Februari 2014 at 7:18 am

    jangan end dong , lagi greget nih .. bo young pake jula mahal nih jadi sakit hati deh 😀 ,, ayo cepet ya di lanjut !!

     
  9. lia

    10 Februari 2014 at 8:01 am

    lanjut thor makin seru …!!!!

     
  10. zysha moe

    10 Februari 2014 at 10:49 am

    Yaaaaa lanjuuuut

     
  11. Oktaviani

    10 Februari 2014 at 10:55 am

    Ff nya seru ,, lanjut yaa

     
  12. Pho

    10 Februari 2014 at 12:29 pm

    Lanjut ya.. Masih penasaran dg injoo, apa hubungannya dg kyung-il? Apa mereka pacaran.

     
  13. shahyun

    10 Februari 2014 at 12:56 pm

    Huaaaa…. lanjutkan secepatnya min ditunggu secepatnya ….
    Makin seru~…
    Bo young agresif banget hehehe

     
  14. hanami

    10 Februari 2014 at 1:06 pm

    OMG….bo young nekat bgt…pi critanya mkin seru nih…please…next part nya di publish cpet..

     
  15. dinaradika

    10 Februari 2014 at 1:43 pm

    LANJUT THOR!!!

     
  16. dina

    10 Februari 2014 at 3:33 pm

    Wuih..bo young saking jeolous Ωyå ampe lgsng nyosor kyung-il..psti esoknya dia malu ketemu..mhn chinggu bt sequelnya…

     
  17. D.O

    10 Februari 2014 at 3:38 pm

    lanjutttttt.. kerenzzz banget.. kl bisa bwt yang panjang sekalian

     
  18. octhaviee

    10 Februari 2014 at 4:18 pm

    Bagus (y)
    Skrg makin penasaran deh-
    Ditunggu ya lanjutannya. Jangan lama-lama kalo bisa *mulaimaksa. Hehe ><
    Keep writing 🙂

     
  19. Rianty

    10 Februari 2014 at 4:52 pm

    woaaah,, Bo Young cute banget pas cemburu,,
    Kyung Il malah lemot lagi buat mikir klo Bo Young cemburu..

    #Kajja thor dilanjut jgn lama2^^

     
  20. susi501

    11 Februari 2014 at 1:10 am

    Next author,,,,,,
    Aku suka banget sama cerita nya.

     
  21. fifi

    11 Februari 2014 at 1:23 am

    seruuuuu….suka banget baca ff genre ini. lucu juga. lanjut thor ffnya…

     
  22. Q

    11 Februari 2014 at 4:48 am

    Sewuel sequel sequel…

    Aaakkk suka bgt sm part ini

     
  23. Naelil Putriana (@dimpleworld92)

    11 Februari 2014 at 8:40 am

    lanjuttttttttttttttttttttttttttttt

     
  24. melanifani

    11 Februari 2014 at 11:33 am

    waah bisa cemburu jg bo young…
    ditunggu next part’y (^_^)

     
  25. venny98

    11 Februari 2014 at 1:49 pm

    Wuihhh.. Makin kereen critanyaa XD bo youngg daebak! Hahaha
    Jangan end thor, tbc aja 😀
    Di tunggu next partnyaa!

     
  26. nana~~

    11 Februari 2014 at 2:47 pm

    next thor! =)

     
  27. eunhyuk

    12 Februari 2014 at 6:25 am

    makin seru ceritanya,akhirnya sudah ketahap ini juga dari benci jadi cinta,tpi kyung II ngebuat cemburu nya Bo Young kelewatan pake acara kisse an segala sama Injoo,tpi dengan bgtu ketauan juga deh klo Bo Young cemburu,lanjut thor next berikut nya

     
  28. Wanda Salsabilla

    12 Februari 2014 at 8:40 am

    Seru seru next thor jgn lama2

     
  29. rightside17

    12 Februari 2014 at 1:15 pm

    Lanjut lanjut,wah daebak,hahaha,aku suka bgt , next ditunggu ne!hehe

     
  30. Raewoo

    12 Februari 2014 at 3:49 pm

    Wow,, bo young cemburu akhirny ama kyungil #tepuktngan
    dan buat ane ngakak krena kadar cemburu boyoung yg tinggi ampe nekat blang mau nikah scepatny #lol
    kyungil girang tuh dpet kiss boyoung :p
    #lanjut yee thor

     
  31. mio

    12 Februari 2014 at 9:52 pm

    Lanjuuuuut

     
  32. - (@fybdgrl)

    13 Februari 2014 at 8:54 am

    greget bgtttttt, lanjut dong thor seru bgt. daebak!!

     
  33. kyu

    13 Februari 2014 at 9:21 am

    kyaaaaaaaaaa daebak lanjut thor

     
  34. Ryeongkie92

    13 Februari 2014 at 10:21 pm

    Lanjut… gag pke lama crita.a makin seruu jaa

     
  35. jelitalee3424

    16 Februari 2014 at 6:57 am

    lanjut dong yayaya udah penasaran banget nih

     
  36. qyunyuk

    17 Februari 2014 at 5:46 pm

    ini ff lucu bgt..
    jd pengen liat 3d nya deh, dibikin drama beneran..
    wah lucu.. lucu..

     
  37. Jia Jung

    23 Februari 2014 at 11:43 pm

    Wow.. Wow.. Wow..
    T’nyata Young erani jg ya.. Cemburu membuat segala’a jd mustahil.
    Wkwkwkwk..
    Ydh, nikah aja lah.. 😉

    Jia Jung

     
  38. myeondeong

    26 Februari 2014 at 1:58 am

    Waahhhhhhh mlah jd bo young yg ngungkapin perasaannya duluan k kyung-il ,, kirain bkalan kyung-il duluan , trus hub kyung-il sama injoo apaa ?? Kok mreka mlah ciuman sih ?? Bukannya kyung-il suka juga sama bo young ??? Next thor 🙂

     
  39. Nabiritata

    26 Februari 2014 at 5:28 am

    kyaaaahaha..nikah besok?? cemburunya serem amat bo young

     
  40. jejae

    7 April 2014 at 5:00 am

    Hiyaaa…youngie manis banget >///<
    setdah ini yang baca sampe senyam-senyum macem orang kurang

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: