RSS

Saranghae…. Naui Kkoma Agassi…!!!!!!! ( Sequel Can’t Stop Ahjussi Saranghae )

17 Jan

Naui Kkoma Agassi

Saranghae…. Naui Kkoma Agassi…!!!!!!!

( Sequel Can’t Stop Ahjussi Saranghae )

Author         : Shin Zia

Title             : Saranghae…. Naui Kkoma Agassi…!!!!!!!

                    (Saranghae… Gadis Kecilku….!!!!!!!)

Genre          : Romance

Cast            :

         Cho Kyuhyun (Suju)

         Kim So Hyun (OC)

         Other cast

***

Annyeong….

Uwaaaaaaa… Masih pada penasaran yah… Xixixixixixi…. Mian!

Oke dech! Mudah-mudahan ini bakalan jadi last partnya dan mudah-mudahan readersdeul ga penasaran lagi sama ending kisah antara So Hyun dan Kyuhyun ahjussi. Buat ff ini, aku ga nyelipin adegan NC. Jujur aja, aku ga bisa bikinnya. Jadi mohon maaf banget buat para yadongers kalau jadi pada kecewa. Hehehe…

Seperti biasa, mian kalau masih banyak typo. Dan jangan lupa tinggalkan koment…

Selamat membaca….

***

Tidakkah kau dengar suara hatiku?

Tidakkah kau lihat airmataku?

Didunia ini, hanya satu, tiada pengganti bagiku

Dan itu hanya dirimu.

 

Mengapa terkadang kau berlari dariku?

Mengapa terkadang kau menjauh dariku?

Tinggallah disampingku dan genggam erat tanganku

Jika kau memang mencintaiku…

 

Kau membuatku gila..

Kau membuatku menangis..

Kau mendekat seolah bisa kugapai,

Tapi saat aku mencoba menggapaimu,

Kau berlalu bagaikan hembusan angin.

 

Kalau suatu hari kita bertemu lagi…

Sejak hari itu, jangan sampai kita berpisah lagi….

Kata yang tersimpan dalam hatiku, aku mencintaimu…

Kata yang tersimpan dalam airmataku, maafkan aku….

         Hyorin SISTAR – Michige Mandeuro   –

***

Incheon airport, dihari keberangkatan So Hyun.

Kyuhyun berdiri ditepi landasan menatap kearah pesawat yang ditumpangi So Hyun. Setelah mengirimkan sebuah pesan singkat untuk gadis kecil itu, dia kembali mematung, menatap pesawat yang mulai berjalan siap lepas landas.

Namja berkulit putih pucat itu menengadah ketika pesawat yang ditumpangi So Hyun lepas landas. ‘Annyeong! Naui kkoma agassi!’ (Selamat jalan! Gadis kecilku!) ujarnya lirih.

Kyuhyun berjalan dengan langkah gontai ketika pesawat yang ditumpangi So Hyun benar-benar menghilang dari pandangannya. ‘Mianhata! Mianhata!’ ulang Kyuhyun yang tanpa terasa menitikkan airmatanya.

***

Jam sudah menunjukan pukul 11 malam ketika Kyuhyun masih terdiam merenung diapartementnya. Dia bahkan masih memakai pakaian yang sama seperti saat dia pergi ke bandara tadi pagi. Entah mengapa, dia merasa begitu sepi. Merasa sendiri.

‘Oppa!’ terdengar suara Jessica memanggil. Gadis manis itu sudah berdiri dihadapan Kyuhyun dengan memakai gaun putih yang begitu sederhana namun terkesan elegan ditubuhnya. Senyuman tersungging dibibir manisnya. Bahkan dengan hanya memakai make up yang minimalis, wajah cantiknya tetap terlihat menawan. Yah! Dia memakai gaun pengantin.

Kyuhyun menatap sosok disampingnya dengan tertegun. Cantik! Itulah kata yang bisa mengungkapkan apa yang dilihatnya sekarang. Hanya saja, dalam pandangannya, juga dalam hatinya, dia malah merindukan sosok lain yang bahkan tak seharusnya dirindukannya.

Jessica terdiam menatap raut wajah Kyuhyun yang benar-benar kusut. Gadis berambut pirang itu, kemudian duduk disamping namja yang tampak tak punya semangat itu.

‘Busuniriya, oppa?’ tanya Jessica tampak khawatir pada keadaan Kyuhyun.

Kyuhyun menarik nafas panjang. ‘Dia sudah pergi!’ jawabnya sembari mengalihkan pandangannya kearah jalanan yang terlihat dari jendela apartementnya.

Jessica terdiam. Dia hanya bisa menatap Kyuhyun yang tampak kehilangan semangatnya.

***

So Hyun turun dari pesawat dan segera menuju kerumahnya. Gadis kecil itu kini menjadi seorang yeoja yang cantik dan anggun. Ditariknya koper dengan ukuran super besarnya dengan segera, dengan senyuman yang bertengger dibibir manisnya.

Sesampainya dihalaman rumahnya, gadis itu kemudian berlari dan segera masuk rumahnya sembari berteriak. ‘Eomma!!!!! Na wasseo!’

Ji Hyo yang memang tidak tahu kalau So Hyun akan pulang hari itu, langsung berlari kearah pintu ketika mendengar suara putri kesayangannya itu.

‘YA! Kenapa kau sudah pulang? Apa kau….’

‘Aish! Bukannya memelukku kau malah mengomeliku!’ potong So Hyun yang langsung memeluk Ji Hyo. ‘Bogosippo, eomma!’ katanya. 8 tahun tinggal di Amerika, tidak merubah sifat manja dan kekanak-kanakan gadis yang kini berumur 22 tahun itu.

So Hyun naik kekamarnya yang berada dilantai 2. Sejak dia meninggalkan Korea 8 tahun yang lalu, ini kali pertamanya dia kembali ke rumahnya. Setiap liburan musim panas atau liburan semester, So Hyun tak pernah mau pulang dan lebih memilih tinggal dirumah yang dibelikan ayahnya untuknya disana.

So Hyun menatap pintu kamar yang berada tepat disebrang kamarnya. Bayangan namja itu kembali dilihatnya. Dengan pakaian kantor yang selalu rapih, tas kantor yang selalu dijinjingnya ditangan sebelah kiri, juga semua gerak gerik namja itu.

So Hyun memejamkan matanya dan kemudian masuk kedalam kamarnya. Kamar yang sudah ditinggalkannya selama 8 tahun. Tak ada debu. Semua masih ada ditempatnya. Tentu saja! Karena eommanya yang menjaga kamar itu dan tidak akan membiarkan ada debu sedikitpun disana. Sejak So Hyun lulus SMA, Ji Hyo meninggalkannya untuk tinggal sendiri dinegeri paman sam itu, dan sesekali menjenguknya jika Jongkook harus bertugas kesana.

So Hyun mencoba merebahkan tubuhnya dan mencoba memejamkan matanya. Sayangnya, matanya masih enggan terpejam dan yeoja berambut panjang itu hanya bisa mendengus kesal.

Ditariknya koper yang tadi dibawanya dan mulai dibongkarnya. Dia mulai merapikan semua barang bawaannya dan mulai menaruhnya ditempat biasa.

Pluk! *anggap bunyi benda jatuh.

So Hyun memungut ponsel lamanya yang masih disimpannya selama dia tinggal di Amerika. Ponsel model lama itu ditatapnya dengan senyuman senang.

‘Kau ada disini rupanya!’ ujarnya. Dinyalakannya ponsel itu, dan terpampanglah wajah tampan Kyuhyun yang tersenyum padanya.

Degdeg! Degdeg!

Detak jantung So Hyun kembali berdetak semakin cepat. Semakin dia menatap wallpaper diponselnya itu, semakin tak karuan detak jantungnya.

‘Ahjussi, annyeong!’ sapanya pada gambar Kyuhyun yang terpampang jelas menjadi wallpaper dilayar ponselnya. ‘Jal jinaeseoyo?’ (apa kau hidup dengan baik?) tanya So Hyun masih sembari tersenyum. ‘Apa kau merindukanku selama aku ada di Amerika?’ tanyanya lagi. Senyuman memang masih tersungging dibibirnya. Hanya saja, airmata sudah menggenang dipelupuk matanya dan siap untuk mengalir.

‘Aku bahkan merindukanmu setiap detik disana!’ ujar So Hyun yang kini akhirnya menjatuhkan bulir-bulir airmatanya dan membuat wajah cantiknya basah. Dihapusnya airmatanya dan dia kembali tersenyum. ‘Aish! Kenapa airmataku tak mau berhenti mengalir?’ tanyanya pada dirinya sendiri sembari terus menghapus airmatanya yang masih juga mengalir dan bahkan semakin deras.

Lama So Hyun terus menghapus airmatanya. Hingga akhirnya dia menyerah dan membiarkan dirinya menangis tersedu-sedu sembari mendekap ponsel lamanya itu.

Ji Hyo yang tadinya datang untuk mengantarkan makan siang untuk anak gadisnya, kemudian hanya memeluk gadis kecilnya itu.

‘Eom… Eomma!’ ucap So Hyun terbata sembari menangis sejadinya dalam dekapan Ji Hyo.

‘Geurae! Menangislah!’ ujar Ji Hyo sembari mengelus-elus punggung putri satu-satunya itu.

Tanpa mereka sadari, sepasang mata sedang mengamati mereka berdua. Seorang namja paruh baya yang kemudian hanya bisa menarik nafas panjang dan meninggalkan anak dan juga istrinya itu.

Lagi! Itulah yang terjadi pada So Hyun setiap kali dia mengingat namja bernama Cho Kyuhyun itu. Waktu memang berlalu begitu cepat. 8 tahun bahkan tak terasa. Tapi perasaan itu tetap bertahan, bahkan setelah waktu yang terlalui begitu banyak.

***

So Hyun sudah siap berangkat ke butiknya. Sepulang dari Amerika, gadis kecil itu memilih untuk membuka butik pribadi agar dia tetap bisa menemani eommanya jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuannya. Gadis kecil yang kini berubah menjadi yeoja manis itu, selalu tampak ceria dan energik. Seperti So Hyun 8 tahun yang lalu. Saat gadis itu terus menempel pada namja bernama Cho Kyuhyun.

Hari itu, So Hyun sibuk menyiapkan pesta ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya yang ke-25. Gadis manis yang menjadi desainer itu, sibuk mengatur dekorasi ruangan juga semua yang berhubungan dengan pesta ulang tahun pernikahan orang tuanya itu.

Dekorasi gedung, catering, semua. Gadis manis itu tampak begitu menikmati kesibukan pertamanya semenjak dia lulus S1 dan kembali ke negara asalnya itu.

‘Eomma, apa kau sudah menulis daftar undangannya?’ tanya So Hyun pada Ji Hyo yang kini duduk disampingnya. Mata So Hyun masih fokus pada desain kartu undangan yang sedang dibuatnya.

Ji Hyo menatap putrinya sembari tersenyum. Disodorkannya selembar kertas yang berisi nama-nama tamu yang nantinya akan diundang ke pesta yang rencananya akan dilaksanakan 3 hari mendatang itu.

So Hyun meraih daftar nama yang diberikan Ji Hyo padanya. Dia mulai menuliskannya ditiap undangan yang akan dicetaknya.

So Hyun tertegun mendapati nama Kyuhyun berada dalam daftar nama tamu undangan.

‘Hyunie-ya! Tidak apa-apa kan kalau eomma mengundangnya?’ tanya Ji Hyo setelah melihat reaksi wajah So Hyun.

‘Eo? Ah, gwaenchanna eomma!’ jawab So Hyun kembali dengan pekerjaannya. ‘Dia tentu harus datang!’ lanjutnya dengan senyuman terkembang dibibirnya. ‘Dia pernah jadi bagian dari keluarga kita kan?’

Skip time…

Ternyata mempersiapkan pesta sederhana untuk orang tuanya tidaklah semudah yang dibayangkan So Hyun. Dia merebahkan tubuhnya yang terasa begitu lelah setelah seharian mengatur dekorasi gedung dan yang lainnya.

Diliriknya bingkai foto yang masih setia berada diatas meja didekat lampu tidurnya. Diraihnya bingkai foto itu, dan ditatapnya dengan tersenyum.

‘Ahjussi! Kita akan segera bertemu lagi!’ ujarnya pada bingkai foto yang ternyata berisi foto Kyuhyun.

***

Hari yang ditunggu-tunggu So Hyun akhirnya tiba. Walau dia tahu pasti akan terasa sakit ketika melihat Kyuhyun sudah bersama dengan Jessica, tapi dia tetap senang karena akan bertemu dengan cinta monyetnya, cinta pertamanya, dan juga cinta abadinya, Cho Kyuhyun.

Acara pesta dimulai. Setelah acara sambutan dan blablabla, akhirnya tamu-tamu mulai dengan jamuan makan. So Hyun menarik nafasnya mencoba mengusir rasa gugupnya yang sedari awal pesta tak mau juga meninggalkannya.

Matanya liar mencari sosok Kyuhyun yang sudah hampir 8 tahun tak pernah dilihatnya itu. ‘Bagaimana rupamu sekarang, ahjussi? Apa kau terlihat lebih tua dari yang terakhir kulihat? Atau kau masih tetap tampan dengan ekspresi dinginmu itu?’

Pertanyaan-pertanyaan itu terus berlalu lalang dipikiran So Hyun. Tapi kemudian gadis kecil itu tersenyum sendiri mengingat betapa gugupnya dia kali ini.

Bruk!

Langkah So Hyun terhenti ketika tanpa sengaja menabrak seorang anak laki-laki berumur 5 tahun.

‘Eo, gwaenchanna?’ tanya So Hyun yang langsung membantu anak kecil itu bangun dan membersihkan pakaiannya yang sedikit kotor.

Namja kecil itu tersenyum dan mengangguk dengan lucunya menjawab pertanyaan So Hyun.

‘Siapa namamu?’ tanya So Hyun yang sudah terpikat dengan kelucuan bocah laki-laki yang baru saja ditabraknya itu.

‘Jeoneun Donghyun-iragohamnida!’ jawab namja kecil itu dengan suara cemprengnya.

‘Donghyun?’ tanya So Hyun lagi. Bocah kecil itu mengangguk.

‘Kau sedang apa? Apa kau datang bersama eomma dan appamu?’ tanya So Hyun sembari mendongak mencari kalau-kalau orang tua si anak mencarinya.

Lagi-lagi bocah bernama Donghyun itu mengangguk. Dia lalu menunjuk kearah seseorang yang sedang berbicara dengan Ji Hyo.

Deg!

So Hyun membulatkan matanya. ‘Itu eomma-mu?’ tanyanya hati-hati.

Donghyun tersenyum dan menganggukkan kepalanya beberapa kali. Bocah kecil itu kemudian menarik tangan So Hyun agar mengikutinya.

‘Eomma!’ panggil Donghyun pada seseorang yang sudah tak asing lagi bagi So Hyun.

‘Ne!’ wanita yang dipanggil Donghyun eomma tadi langsung merunduk dan tersenyum manis pada Donghyun.

‘Ahjumma!’ panggil So Hyun.

Wanita itu langsung mendongak dan sedikit terkejut ketika melihat So Hyun sudah berdiri disampingnya.

‘So Hyun?’

‘Annyeong haseyo Jessica ahjumma! Orae mani-eyo!’ sapa So Hyun sopan. Berbeda dengan So Hyun 8 tahun yang lalu.

Yah! Jessica hadir dalam pesta itu. Dia langsung memeluk So Hyun dengan gembira. ‘So Hyun-a! Bogosippo!’ ujarnya. ‘Kau benar-benar sudah besar dan menjadi gadis yang cantik!’ lanjutnya mengamati So Hyun dari ujung kaki hingga ujung kepala.

So Hyun hanya tersenyum menanggapi kata-kata Jessica. Mau tidak mau, So Hyun tetap merasakan sakit ketika melihat yeoja yang kini jadi istri dari orang yang dicintainya itu. Belum lagi bocah kecil lucu itu, yang ternyata buah cinta mereka.

‘Ahjumma, Kyu ahjussi eotti-eyo?’ tanya So Hyun mencoba mengalihkan perhatiannya.

‘Eo?’ Jessica membulatkan matanya. ‘Kyu oppa?’ ulang Jessica tampak sedikit bingung.

So Hyun tersenyum dan mengangguk. ‘Kau datang bersama dengan Kyu ahjussi kan?’ tanya So Hyun lagi. Tapi Jessica hanya menatap gadis itu dengan tatapan bingung.

‘Kyuhyun akan datang terlambat So Hyun-a!’ jawab Ji Hyo sembari menggenggam tangan Jessica seolah memberi isyarat agar tak lagi bicara. ‘Appamu bilang, hari ini dia ada rapat mendadak yang membuat dia tidak bisa datang!’ lanjutnya.

Malam semakin larut. So Hyun masih terus berdiri didekat jendela sembari terus menatap kearah luar, berharap bisa menangkap walau hanya bayangan Kyuhyun. Sayangnya, bahkan setelah semua tamu undangan pulang, sosok Kyuhyun tak kunjung ditemuinya.

So Hyun mempoutkan bibirnya sembari berjalan meninggalkan hotel tempat dimana pesta ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya dilaksanakan. Selama perjalanan pulang pun, So Hyun hanya terdiam dan terus menatap keluar jalanan.

‘Kenapa kau tak datang?’ tanya So Hyun dalam hati sembari menatap jalanan kota Seoul yang cukup ramai malam itu. ‘Apa kau tak mau bertemu denganku?’ tanyanya lagi. Sesak! Rasa sesak itu kembali terasa dan semakin mendera So Hyun. Bahkan hanya untuk bertemu dengannya saja bagaikan sebuah mimpi baginya.

Di tempat lain, di gedung Cho Corp…

Kyuhyun masih duduk terdiam menatap laptopnya. Sudah hampir pukul 10 malam, tapi sepertinya dia masih enggan meninggalkan kantornya itu. Bukan karena ada rapat seperti pemaparan Ji Hyo pada So Hyun tadi. Namja itu sengaja membuat alasan itu, agar dia bisa dengan mudah tidak datang ke pesta yang mungkin akan membuatnya bertemu dengan So Hyun. Gadi kecilnya yang sudah menghilang selama 8 tahun ini.

Sejujurnya, Kyuhyun memang sangat merindukan gadis kecilnya itu. Dia juga sanagt ingin bertemu dengan gadis yang selalu berteriak mencintainya itu. Hanya saja, ada sesuatu yang selalu menahan langkahnya.

***

So Hyun berjalan memasuki gedung tempat Kyuhyun juga ayahnya bekerja. Ini sudah hampir 1 minggu setelah pesta ulang tahun pernikahan orang tuanya. Hari itu dia ingin menemui ayahnya dikantornya.

Ehm, mungkin itu hanya alasan saja. So Hyun ingin bertemu dengan Kyuhyun karena gadis kecil yang kini sudah menjadi seorang wanita dewasa itu sangat merindukan sosok Kyuhyun yang tetap tak bisa dilupakannya meski sudah hampir 8 tahun tak bertemu.

‘So Hyun?’ tanya sekertaris Kyuhyun mengenali So Hyun yang baru saja datang dan menghampirinya.

‘Annyeong ahjumma!’ sapa So Hyun dengan senyuman khasnya. ‘Jal jinaeseoyo?’ (apa kabar?) tanya So Hyun dengan sopan.

‘Ah, So Hyun-i kkuna! Orae manida!’ (Ah, ternyata memang So Hyun! Lama tak bertemu!) sapa sekertaris Choi pada So Hyun. Wanita berumur 30an itu kemudian memeluk So Hyun yang dulu memang sering datang untuk menemui Kyuhyun.

‘Aigo! Kau sudah menjadi gadis yang sangat cantik sekarang! Ku dengar kau sudah menyelesaikan S1 mu benarkah?’

So Hyun mengangguk mengiyakan. Matanya masih melirik kearah pintu menuju ruangan Kyuhyun. Sekertaris Choi mengikuti arah mata So Hyun memandang. Dan dia pun tersenyum menggoda pada So Hyun.

‘Apa kali ini Wakil Direktur Kim tidak akan berteriak kalau tahu kau kemari?’ tanya Sekertaris Choi setengah berbisik, mengingat kejadian 8 tahun lalu, ketika Jongkook sering berteriak dan memarahi So Hyun yang selalu datang keruangan Kyuhyun dan membolos bimbingan belajar.

So Hyun terkekeh. ‘Mungkin kali ini appa bukan hanya akan berteriak!’ jawab So Hyun. ‘Tapi dia akan menyeretku secara paksa!’ lanjut So Hyun setengah berbisik pada sekertris Choi yang berhasil membuat yeoja itu ikut terkekeh.

‘Sepertinya begitu!’ sahutnya. ‘Mengingat perangai ayahmu yang lumayan .. yah….’

So Hyun dan sekertaris Choi tertawa bersama. ‘Masuklah!’ ujar sekertaris Choi sembari membuka pintu ruangan Kyuhyun. ‘Sajangnim sedang rapat! Mungkin 10 menit lagi selesai!’ lanjutnya sembari melirik jam ditangannya.

So Hyun tersenyum dan mengangguk. Dia kemudian masuk dan duduk di sofa yang ada diruangan Kyuhyun.

Ditatapnya ruangan yang sudah 8 tahun ini tak dikunjunginya itu. Tak ada yang berubah selain pajangan yang ada dimeja. Dulu So Hyun tak pernah melihat ada bingkai foto dimeja Kyuhyun. Tapi kali ini, ada sebuah bingkai kecil disana.

So Hyun ingin sekali melihat foto dalam bingkai itu. Dia mulai berjalan mendekat kearah meja Kyuhyun dan siap meraih bingkai foto itu tapi…

Ceklek!

So Hyun menoleh kearah pintu begitu mendengar suara pintu terbuka.

Deg!

So Hyun mematung menatap sosok yang sudah lama sangat dirindukannya itu. Tak berbeda jauh dengan Kyuhyun yang juga masih mematung dan masih memegang gagang pintu dan hanya menatap gadis itu dengan tatapan yang sulit diartikan dengan kata-kata.

Hening. Tak ada suara ataupun gerakan apapun yang dilakukan kedua orang yang masih sibuk dengan perasaan mereka masing-masing itu.

So Hyun masih terus mengatur detak jantungnya yang masih saja tak beraturan bahkan hanya dengan menatap namja dihadapannya itu. Di buangnya jauh-jauh kegugupan yang semakin merajai dirinya dan juga mengurung semua gerakannya.

‘Ahjussi!’ panggil So Hyun sembari tersenyum dan kemudian menghambur memeluk namja yang kini berada dihdapannya itu. ‘Bogosippo!’ lanjutnya sembari mendekap erat tubuh Kyuhyun.

Degdeg! Degdeg! Degdeg!

Kyuhyun hanya mematung dan membiarkan gadis kecil yang kini sudah dewasa itu memeluknya. Detak jantungnya, benar-benar diluar kontrol kali ini. Terasa ada kelegaan ketika melihat gadis itu dan juga ketika merasakan dekapannya.

Tapi itu tak berlangsung lama. Kyuhyun yang menyadari ada yang salah dengan apa yang sedang terjadi, segera melepaskan dekapan So Hyun dari tubuhnya. Tanpa bicara sepatah katapun, Kyuhyun langsung menutup pintu dan kemudian duduk dikursinya. Dingin. Itulah sikap yang ditunjukannya pada So Hyun, gadis yang sebenarnya selama ini sangat dirindukannya itu.

So Hyun hanya tersenyum melihat sikap Kyuhyun yang bahkan masih sama seperti sebelum dia berangkat ke Amerika 8 tahun yang lalu. Gadis itu masih terus menatap Kyuhyun yang masih saja tak mau bicara sepatah katapun padanya.

Detak jantungnya masih sama dan masih terus bertambah cepat setiap kali dia menatap semua gerak-gerik namja dihadapannya itu. 30 menit setelahnya, So Hyun beranjak dari tempatnya duduk.

‘Ahjussi! Na kalkeyo!’ pamit So Hyun dengan bahasa formal yang kemudian berlalu.

So Hyun berjalan menuju ruangan ayahnya setelah dia puas menatap Kyuhyun yang sangat dirindukannya.

‘Eo? Sedang apa kau disini?’ tanya Jongkook melihat putrinya datang.

So Hyun tersenyum dan seperti biasanya, dia langsung duduk disofa. ‘Aku menemui Kyu ahjussi, appa!’ jawab So Hyun seolah sudah tidak takut lagi dengan sifat ayahnya yang cukup keras.

Jongkook menghentikan pekerjaannya dan kemudian menatap putrinya itu lekat. ‘Apa kau mau…’

‘Dia masih bersikap dingin padaku!’ potong So Hyun lirih hampir tak terdengar. ‘Dia masih mengabaikanku sama seperti dulu, sebelum appa mengirimku ke Amerika!’ lanjutnya tersenyum masam.

Jongkook hanya terdiam mendengar penjelasan So Hyun.

So Hyun kemudian terkekeh. ‘Gwaenchanna!’ katanya. ‘Aku hanya ingin mengatakan padanya kalau sampai hari ini…’ So Hyun menggantung kata-katanya. Ditatapnya ayahnya yang juga menatapnya, tersenyum, dan…

‘Aku masih mencintainya!’

Hening. Kali ini, tak ada lagi bentakan atau larangan dari Jongkook tentang perasaan putrinya itu.

‘Walaupun aku tahu kalau Kyu ahjussi, sudah menikah dengan Jessica ahjumma!’ tambahnya.

Flashback

Dihari keberangkatan So Hyun ke Amerika…

Ddddrrrrrtttttt…….

So Hyun meraih ponsel dari dalam tasnya.

From : Uri Ahjussi

Aku tak bisa mengantarmu. Hari ini, aku harus pergi kekantor catatan sipil juga ke Gereja bersama Jessica. Belajarlah dengan baik disana!

So Hyun segera mematikan ponselnya setelah dia melihat pesan yang dikirim Kyuhyun padanya. Detak jantungnya memburu. Matanya memanas dan segera ingin menumpahkan butiran air asin dari sana.

‘Hyunie-ya! Gwaenchanna?’ tanya Ji Hyo yang melihat perubahan raut wajah So Hyun.

‘Ah! Gwaenchanna eomma!’ sahut So Hyun yang kemudian mengikuti langkah ibunya masuk kedalam pesawat.

Tepat pukul 8.45 a.m, pesawat yang ditumpangi take off.

Perjalanan panjang yang akan memisahkannya dengan Kyuhyun pun akhirnya ditempuhnya.

‘Ahjussi, annyeong!’ lirih So Hyun ketika pesawat lepas landas. Dia masih menatap keluar jendela, bahkan sampai bandara sudah tak lagi terlihat olehnya.

Flashback end

So Hyun menarik nafas panjang. Setiap kali dia mengingat isi sms Kyuhyun itu, dadanya terasa sesak. Yah! Pesan yang secara tak langsung mengatakan kalau namja itu akan menikah dengan Jessica tepat dihari dimana dirinya berangkat ke Amerika.

So Hyun tersenyum. ‘Kokjeongma, appa!’ So Hyun tampak semangat. ‘Aku hanya akan mencintainya diam-diam seperti sekarang! Aku tak akan mungkin menggangu kebahagian orang yang sangat aku cintai!’

So hyun mendekat kearah Jongkook. Dipeluknya ayahnya itu sembari berkata, ‘Aku tak akan bertindak bodoh seperti 8 tahun lalu!’ bisiknya.

‘Aku pulang appa!’ pamit So Hyun meninggalkan Jongkook dan melambaikan tangan pada appanya.

Jongkook hanya mentap So Hyun yang akhirnya menghilang dibalik pintu. Dia menarik nafas panjang. Dia tahu benar sifat So Hyun sedari kecil. Dia hanya akan menyukai satu benda hingga kapanpun. Dan mungkin untuk perasaannya pun, gadis itu akan sama.

Di waktu yang sama… Sepninggalan So Hyun….

Kyuhyun meletakkan pulpennya dan menyandarkan tubuhnya dikursinya ketika dirasa So Hyun sudah benar-benar pergi dari ruangannya. Ditariknya nafas dalam dalam. Dadanya kembali terasa sesak, menghadapi kenyataan bahwa perasaan itu masih belum juga hilang bahkan setelah 8 tahun berlalu dan berusaha dikuburnya. Bahwa detak jantungnya masih bereaksi lain setiap kali berada dihadapan gadis yang selalu menjadi gadis kecilnya itu.

‘Yeppo!’ lirih Kyuhyun sembari tersenyum mengingat wajah So Hyun yang baru dilihatnya tadi setelah 8 tahun. ‘Neomu yeppo!’ ulangnya. Diliriknya bingkai foto yang sudah hampir 8 tahun berada diatas mejanya.

‘Hyunie-ya! Na do neol bogosipposeo!’ (aku juga merindukanmu) ujarnya pada bingkai foto yang berisi foto So hyun dan dirinya ketika mereka pergi ke Lotte World untuk ‘kencan’ pertama mereka. ‘Mianhae!’ lanjutnya yang kemudian kembali dengan semua pekerjaannya.

***

Kyuhyun pulang ke apartementnya. Pertemuannya dengan So Hyun tadi cukup membuatnya tidak bisa konsentrasi pada pekerjaannya. Bayangan gadis itu terus berputar dikepalanya.

‘Eo, oppa! Kau sudah pulang?’ ujar Jessica melihat Kyuhyun sudah duduk disofa.

Kyuhyun hanya melirik yeoja itu sekilas kemudian memejamkan matanya.

‘Busuniriya, oppa? Kenapa kau terlihat seperti….’

‘Dia datang menemuiku!’ potong Kyuhyun lirih. Suara bassnya terdengar semakin berat. Seolah menahan beban yang begitu berat yang membuatnya begitu terbebani.

Jessica terdiam dan menatap namja yang duduk dihadapannya itu dengan pandangan iba. Jessica sudah bisa menebak siapa yang datang hanya dari sikap dan raut wajah yang ditunjukan Kyuhyun padanya. Walaupun dirinya sudah bertemu dengan gadis kecil itu dipesta ulang tahun pernikahan Jongkook dan Ji Hyo, tapi Jessica masih diam dan tak mengatakan apapun tentang pertemuannya dengan So Hyun pada Kyuhyun.

Kyuhyun menarik nafas panjang. ‘Dia datang kekantor _____ seperti dulu saat dia selalu menempel padaku!’ jawab Kyuhyun.

Jessica hanya bisa menatap Kyuhyun. Setelah kepergian So Hyun 8 tahun lalu, inilah kali pertama Jessica melihat namja itu kembali seperti ini. Mencoba memendam cintanya untuk gadis kecil yang tak seharusnya dicintainya, yang akhirnya hanya melukai dirinya sendiri.

‘Mianhae oppa!’ pinta Jessica. Kyuhyun membuka matanya dan menatap wanita dihadapannya dengan tatapan bingung.

‘Sebenarnya, aku sudah bertemu dengan So Hyun ____ dipesta ulang tahun pernikahan Jongkook oppa dan Ji Hyo eonni seminggu yang lalu!’ papar Jessica.

Kyuhyun tersenyum. ‘Gwaenchanna!’

‘Oppa, apa aku boleh bertanya sesuatu?’ tanya Jessica penuh dengan kehati-hatian. Dia tidak ingin menyinggung atau membuat Kyuhyun kesal.

‘Mwoka?’ tanya Kyuhyun yang kembali menyandarkan tubuhnya disofa.

‘Apa yang kau katakan pada So Hyun tentang kita?’ tanya Jessica ragu. ‘Kenapa dia menanyakan keberadaanmu padaku waktu aku datang ke pesta seminggu yang lalu? Apa oppa bilang kalau kita….’

‘Apa Donghyun sudah bangun?’ potong Kyuhyun mencoba mengalihkan pembicaraan yang hanya membuat dadanya terasa semakin sesak.

‘Eo, Donghyun? Dia pergi bersama Donghae oppa!’ jawab Jessica. ‘Sepertinya Donghyun sangat merindukan Donghae oppa, hingga dia tak mau lepas darinya sama sekali!’ papar Jessica sembari tersenyum sumringah.

Kyuhyun mengulum senyum. ‘Arra!’ katanya dalam senyum.

‘Kau tak perlu menyiapkan makan malam untukku!’ lanjut Kyuhyun. Dia berjalan menuju kamarnya. ‘Malam ini sepertinya aku tak selera makan!’

‘Eo! Arraseo!’

***

Sejak hari pertemuan mereka setelah 8 tahun, Kyuhyun dan So Hyun kembali menjalani aktifitasnya masing-masing. So Hyun masih sesekali datang menemui Kyuhyun untuk sekedar melepas rasa rindunya. Dan Kyuhyun, masih akan terus bersikap dingin pada gadis yang selalu menjadi gadis kecilnya itu.

***

Siang itu, seperti biasanya So Hyun datang menemui Kyuhyun untuk melepas rasa rindunya. Gadis kecil itu hanya duduk dihadapan Kyuhyun yang memang selalu mengabaikannya setiap kali dia datang menemuinya.

‘Ahjussi, aku pulang dulu! Minggu depan aku akan….’

‘Jangan datang lagi!’ potong Kyuhyun dingin tanpa sedikit pun menolehkan wajahnya pada So Hyun. ‘Apa kau lupa kalau sekarang aku sudah menikah dan memiliki seorang putra?’ lanjutnya terdengar begitu pedas.

So Hyun tertegun. Benar! Kyuhyun memang sudah menikah dan juga sudah memiliki seorang putra. Tapi, apa salah jika dia masih mencintainya?

‘Apa kau masih menganggap cinta monyetmu itu sebagai cinta sejati?’ tanya Kyuhyun lagi yang kini sembari menatap tajam kearah So Hyun.

So Hyun diam mematung. Kata-kata Kyuhyun kali ini terdengar begitu menusuk hatinya. Bagaimana bisa seorang Cho Kyuhyun yang dulu selalu bersikap hangat padanya bisa jadi sedingin dan setega ini dengan mengatakan sesuatu yang benar-benar membuat hatinya yang luka semakin terasa sakit?

Kyuhyun tersenyum sinis kearah So Hyun yang tampak kaget dengan apa yang baru saja disampaikannya.

‘Berhentilah mengekoriku!’ lanjut Kyuhyun. ‘Apa kau sadar sikapmu masih sama seperti dirimu 8 tahun yang lalu?’

Tes! Tes!

Butiran air asin yang sedari tadi sudah menggenang dipelupuk mata So Hyun akhirnya lolos dan mulai berjatuhan membasahi wajah mulusnya. Dia benar-benar tak mengenali namja yang kini ada dihadapannya itu.

Dihapusnya airmatanya, dan So Hyun mengangguk. ‘Arraseoyo!’ katanya dengan bahasa formal dan kemudian segera meninggalkan ruangan Kyuhyun sembari menangis.

‘Hyunie-ya? Kau kenapa?’ tanya Jongkook ketika melihat So Hyun yang menangis setelah keluar dari ruangan Kyuhyun.

‘Gwaenchanna appa! Aku harus segera pulang!’ jawab So Hyun tanpa menghentikan langkahnya. Dia benar-benar ingin segera meninggalkan gedung perkantoran itu dan juga menjauh dari Kyuhyun.

‘Nappeun neom! Nappeun neom!’ (orang jahat!) umpat So Hyun sembari terus menghapus airmatanya yang masih saja terus mengalir. Dilajukannya mobil yang dikendarainya menuju butiknya.

Di ruang kantor Kyuhyun…

Kyuhyun mengepalkan tangannya setelah mengusir So Hyun dengan kata-kata pedasnya. Dia sudah mencoba menahan semua perasaannya selama 8 tahun ini, tapi kali ini, entah kenapa dia seolah sudah tak bisa lagi menahannya.

‘Aaarrrrrggggghhhhhhhh!!!!!!!!!!!’

Teriak Kyuhyun yang sudah benar-benar tak bisa lagi menahan beban hatinya. Bahkan dia harus melukai perasaan gadis kecil yang selalu dicintainya itu. Perlahan namun pasti, bulir-bulir airmata mulai berjatuhan membasahi kedua pipinya. ‘So Hyun-a! Mianhae! Mianhae!’ isaknya sembari meremas dadanya yang terasa begitu sesak.

Dari balik pintu, Jongkook hanya menatap atasan yang juga sahabatnya itu. Dia hanya mematung, melihat putri juga orang yang sudah dianggapnya seperti adiknya itu tersiksa seperti ini.

Jongkook menarik nafas panjang dan kemudian berjalan meninggalkan ruangan Kyuhyun. Wajahnya tampak begitu serius.

***

‘Appa, bolehkan aku melanjutkan S2-ku dan kembali ke Amerika?’ tanya So Hyun beberapa hari setelah kejadian Kyuhyun mengusirnya.

Ji Hyo terdiam menatap putrinya. ‘Wae? Kau tak betah disini? Kau kan belum setengah tahun kembali Hyunie-ya! Kenapa kau mau…’

‘Apa kau yakin?’ potong Jongkook.

So Hyun mengangguk pasti.

Jongkook menarik nafas panjang. ‘Geurae! Kalau itu mau mu! Appa akan mengurus semua keperluanmu! ____ Kau bisa berangkat 3 atau 4 hari lagi!’

‘Yeoppo….’

‘Kali ini bukan aku yang memintanya Ji Hyo-ya!’ potong Jongkook seolah tahu apa yang akan dikatakan istrinya itu.

‘Keundae appa, kali ini aku akan berpamitan pada Kyu ahjussi sebelum aku pergi!’

Jongkook menatap tajam putrinya. Tapi kemudian hatinya luluh melihat gadis kecilnya itu. ‘Kka! Kali ini aku ijinkan!’

***

So Hyun sudah menyiapkan semua keperluannya sebelum berangkat besok. Sore itu, So Hyun berdandan rapih dan berjalan menyusuri jalanan kota Seoul menuju gedung Cho Corp. Dia sengaja tak membawa mobilnya, sebagai alasan agar dia bisa meminta Kyuhyun untuk mengantarnya.

So Hyun masuk kedalam ruangan Kyuhyun tanpa bicara sepatah katapun. Dia hanya duduk disofa dan terus memandang Kyuhyun yang masih juga sibuk dengan laptop dan juga file-filenya.

So Hyun melirik arloji ditangannya. Sudah hampir pukul 10 malam dan Kyuhyun masih saja tak menghiraukan keberadaannya dan masih terus dengan file-file yang entah kapan akan selesai dikerjakan oleh namja tampan itu.

‘Ahjussi!’ So Hyun mencoba membuka pembicaraan dengan Kyuhyun. Tak ada respon. Bahkan sepertinya, Kyuhyun tidak pernah menganggap gadis itu ada disekitarnya.

So Hyun menarik nafas panjang. ‘Besok aku akan kembali ke Amerika!’ ujarnya memberitahu Kyuhyun.

Kyuhyun yang saat itu sedang menandatangani beberapa file, terdiam sejenak tanpa menoleh kearah gadis itu setelah mendengar gadis itu bicara.

So Hyun tersenyum kecil. ‘Kali ini, mungkin aku taka akan kembali lagi!’ lanjutnya. Walau memang bibirnya tersenyum, tapi matanya tak bisa berbohong kalau saat itu dia sangat sedih dan ingin menangis sejadinya. Mengingat bahwa mungkin ini adalah pertemuan terakhirnya dengan Kyuhyun.

‘Aku datang untuk berpamitan padamu!’

Hening. Kyuhyun menaruh pulpennya dan menatap So Hyun. Sesak. Lagi! Perasaan itu kembali menderanya.

‘Annyeong!’ lirih So Hyun sembari tersenyum dan mati-matian menahan airmatanya yang sudah siap membanjiri wajahnya.

Gadis itu kemudian berjalan keluar ruangan dan meninggalkan Kyuhyun yang masih saja duduk mematung ditempatnya.

Kyuhyun menatap So Hyun yang berjalan meninggalkan ruangannya. Ini sudah cukup larut dan hal itu membuat namja itu khawatir dengan keadaan gadis kecil itu.

Kyuhyun berjalan mengikuti langkah So Hyun. Walau tak mengiringinya, tapi Kyuhyun terus berada dibelakang So Hyun. Dengan langkah gontai So Hyun meninggalkan ruangan Kyuhyun. Dia terus melangkah. Hingga ketika sampai di tangga menuju stasiun subway, Kyuhyun menarik tubuh So Hyun dan membuat gadis kecil itu berdiri berhadapan dengannya.

Hening. Tak ada yang bicara. Yang terdengar hanya derap langkah kaki orang yang berlalu lalang disana. Tatapan mereka bertemu. Tapi tak ada kata yang terucap.

‘Saranghae!’ lirih So Hyun sembari menatap Kyuhyun tepat dikedua bola matanya. ‘Saranghae ahjussi!’ ulangnya dengan suara lebih keras dari yang tadi.

Kyuhyun hanya menatap So Hyun dengan tatapan dingin.

‘SARANGHAE!’ ulang So Hyun yang kini berteriak pada Kyuhyun. Perlahan airmatanya mulai berjatuhan.

‘SARANGHAEYO AHJUSSI!’

‘SARANGHAE! SARANGHAE! SARANGHAE!’ ulang So Hyun yang akhirnya berjongkok sembari menangis tersedu-sedu. ‘Saranghae!’ ulangnya tidak menghiraukan semua orang yang menatapnya.

‘Saranghae ahjussi!!!’

Kyuhyun hanya menatap So Hyun masih dengan tatapan dinginnya. Gadis kecil itu masih berjongkok dan menangis sembari sesekali berkata ‘saranghae’ pada Kyuhyun. Hingga akhirnya dia kehilangan tenaganya dan jatuh pingsan.

Kyuhyun menarik nafas panjang melihat tubuh So Hyun yang akhirnya terkulai tak sadarkan diri. Diangkatnya tubuh mungil itu dan digendongnya. Disusurinya jalan menuju rumah So Hyun dengan berjalan kaki.

Dari sisi kanan, Kyuhyun bisa melihat wajah pucat So Hyun yang bersadar dibahu kanannya. Sakit. Melihat So Hyun seperti itu bahkan lebih menyakitkan baginya daripada rasa sakitnya ketika harus mencoba menahan perasaanya pada gadis itu.

‘Eo? Kyu? Kenapa So Hyun?’ tanya Ji Hyo begitu membuka pintu dan melihat Kyuhyun menggendong So Hyun dengan wajah lusuhnya dibahu Kyuhyun.

‘Tadi So Hyun…’

‘Biar aku yang membawanya masuk Kyu!’ potong Jongkook yang langsung mengangkat tubuh So Hyun dari Kyuhyun.

Kyuhyun duduk diruang tamu rumah Jongkook yang dulu pernah menajdi tempat tinggalnya itu. Tak ada yang berubah dengan semua yang ada. Semua masih ditempat yang sama. Mungkin hanya beberapa furniture yang sudah diganti dengan yang baru.

Jongkook turun dari lantai 2 dan duduk dihadapan Kyuhyun. Diam. Kedua namja itu hanya diam. Tak ada seorang pun yang memulai pembicaraan.

‘Aku pamit, hyung!’ ujar Kyuhyun ketika melirik jam didinding rumah  Jongkook. Namja itu lalu beranjak, dan Jongkook mengikutinya.

‘Apa kau mengirimnya lagi ke Amerika karena aku, hyung?’ tanya Kyuhyun ketika sampai diambang pintu. Ditatapnya namja ang sudah dianggapnya seperti kakak kandungnya itu lekat.

Tak ada jawaban. Jongkook hanya diam dan hanya balas menatap Kyuhyun dengan tatapan yang tak kalah tajam.

Kyuhyun mulai berjalan meningalkan Jongkook yang masih terdiam dan tak menjawab pertanyaan darinya. Tapi, belum sampai di gerbang, langkah Kyuhyun terhenti karena Jongkook.

‘Apa kau ingat janjimu padaku Kyu?’ tanya Jongkook.

Kyuhyun membalikkan tubuhnya agar menghadap kearah Jongkook. ‘Kkeokjeongma, hyung! Aku akan menepatinya!’ jawab Kyuhyun mantap.

‘Gomawo!’ sahut Jongkook.

Kyuhyun terkekeh. ‘Apa kau senang melihat kami seperti ini, hyung?’ tanyanya kemudian. ‘Apa ini yang kau harapkan?’ lanjutnya yang kemudian langsung berlalu.

***

So Hyun terdiam menunggu pesawatnya. Dia tidak pernah menyangka kalau dia harus kembali meninggalkan negaranya. Dan kepergiannya kali ini, mungkin bukan untuk kembali lagi.

Ji Hyo hanya menatap putri semata wayangnya itu dengan tatapan sedih. Berat rasanya kembali melepaskan putri satu-satunya itu hanya karena keegoisan Jongkook, suaminya.

Andai saja suaminya tidak mempermasalahkan perbedaan usia mereka yang terpaut terlampau jauh, mungkin dia tidak perlu lagi kehilangan putrinyadan juga tak perlu terus melihat putrinya selalu terkurung dalam kesedihan seperti ini.

‘Yeoppo, apa kau bisa merelakan So Hyun untuk pergi kali ini?’ tanya Ji Hyo pada Jongkook sembari menatap So Hyun yang tampak duduk sendiri sembari melamun. Wajah cantiknya bahkan terlihat lusuh, dengan mata sembab dan hidung yang memerah karena terlalu banyak menangis.

Tak ada jawaban dari Jongkook. Dia hanya menatap putrinya itu sembari beberapa kali menarik nafas panjang. bukan hal yang mudah merelakan anak gadis pada seseorang yang bahkan hanya terpaut 10 tahun dengan dirinya. Pikirannya berkecamuk.

Kalau aku merelakan So Hyun pada Kyuhyun, apa Kyuhyun bisa menjaganya untuk waktu yang lama? Apa yang akan terjadi jika So Hyun ditinggalkan Kyuhyun (mati) diusianya yang masih muda? Siapa yang nantinya akan menjaga anak kesayangannya itu jika dia dan Ji Hyo sudah tidak ada?

Semua pertanyaan itulah yang selalu menghantui Jongkook dan membuatnya bersikap keras pada So Hyun putri yang sangat dicintainya dan juga Kyuhyun, sahabat yang sudah dianggapnya seperti adik kandungnya sendiri itu. Buakn keinginannya untuk memisahkan kedua orang yang sudah jelas-jelas saling mencintai itu. Hanya saja, rasa takutnya lenih besar dan mengalahkan rasa simpatinya pada So Hyun dan Kyuhyun.

‘Yeoppo, tak bisakah kau…’

‘So Hyun masih mengira kalau Kyuhyun sudah menikah Ji Hyo-ya!’ potong Jongkook lirih. ‘Biarkan begitu selamanya!’ lanjutnya. ‘Walau aku sendiri tak tahu, apa dengan begitu putri kecilku itu bisa melupakan Kyuhyun atau tidak!’

Ji Hyo terdiam. Yah, So Hyun memang mengira Kyuhyun sudah menikah dengan Jessica. Dan itulah yang membuat So Hyun tak ingin kembali ke Korea selama 8 tahun.

So Hyun siap berangkat. Ditentengnya tas kecil ditangannya dan kemudian berjalan menuju pintu masuk pesawat. Tapi belum sampai dia disana, langkahnya terhenti ketika melihat Jessica dan juga Donghyun sedang mengantar seseorang disana.

So Hyun terus menatap Jessica yang terus menggandengan tangan seorang namja yang bukan Kyuhyun. Belum lagi Donghyun yang duduk dipundak namja itu dan terlihat sangat akrab.

‘Ahjumma!’ panggil So Hyun masih sedikit kaget dengan apa yang sedang dilihatnya.

‘Eo? So Hyun-a? Wae yeogiseo?’ (kenapa kau disini) tanya Jessica yang seolah biasa saja dan terus menggandeng lengan namja disampingnya dengan manja.

‘Ahjumma, kenapa kau…’ So Hyun tidak menyelesaikan kalimatnya. Dia hanya menatap Jessica juga namja yang masih berdiri disampaing Jessica dan mereka terlihat mesra itu.

Jessica menoleh menatap namja disebelahnya dan keudian tersenyum. ‘Eo, aku lupa! Dia suamiku! Lee Donghae!’ ujar Jessica yang berhasil membuat So Hyun terdiam dan hanya mematung menatap keduanya.

‘Suami?’ tanyanya dalam hati. ‘Apa ini? Bukankah Jessica ahjumma menikah dengan Cho ahjussi dan Donghyun… Donghyun itu putra mereka? Kenapa seperti ini? Atau…’

‘So Hyun-a!’ panggil Jessica sembari mengguncangkan bahu So Hyun menyadarkannya dari pikirannya yang sedang terus menebak-nebak.

‘Ahjumma, bukankah suamimu itu Kyu…’

Donghae terkekeh dan membuat So Hyun berbalik menatapnya.

‘Apa namamu Kim So Hyun?’ tanya Donghae yang masih juga tersenyum pada So Hyun. So Hyun yang masih bingung dengan apa yang terjadi hanya mengangguk.

Donghae lagi-lagi terkekeh. ‘Jadi kau Kyuhyun-ui kkoma agassi?’ (gadis kecilnya Kyuhyun?)

So Hyun membulatkan matanya.

‘Ahjumma! Apa kau bercerai dengan Kyu ahjussi? Atau kau seling…’

Jessica tertawa kecil bersamaan dengan Donghae. ‘Pantas saja Kyuhyun begitu mencintaimu!’ ujar Donghae melihat kepolosan So Hyun dengan pikirannya yang sepertinya juga belum dewasa itu.

‘Kyuhyun tak pernah menikah denganku So Hyun-a!’ ppar Jessica mulai menjelaskan. ‘Dialah yang membuatku menikah dengan Doghae oppa!’ lanjutnya.

Degdeg! Degdeg!

So Hyun terdiam. ‘Jadi selama ini, Kyu ahjussi sudah membohongiku?’ tanyanya dalam hati. ‘Kenapa dia…’

‘Jangan terlalu menyalahkan Kyu oppa So Hyun-a!’ potong Jessica seolah tahu apa yang ada dipikiran gadis itu. ‘Kyu oppa hanya mengikuti apa kata appamu. Walau dia selalu menderita karena ini!’

‘Appa?’ tanya So Hyun tanpa bersuara.

‘Dan kau juga jangan terlalu menyalahkan appamu!’ potong Ji Hyo yang sudah ada disana. ‘Dia hanya takut Kyuhyun akan meninggalkanmu dan membuatmu sendirian Hyunie-ya!’

‘Eomma!’

‘Sekarang kau boleh memilih!’ tiba-tiba suara berat Jongkook terdengar diantara kerumunan orang yang masih berlalu lalang. ‘Amerika dan meninggalkan kami? ______ Atau disini bersama kami?’

***

So Hyun terdiam menatap foto Kyuhyun yang masih terpajang menjadi wallpaper ponselnya. Sudah 1 minggu ini dia berlibur ke pulau Jeju dan membatalkan keberangkatannya ke Amerika.

‘Apa kau tahu kalau kau itu begitu menyebalkan?’ tanya So Hyun menatap layar ponselnya dan sesekali menekan layar itu tepat diwajah Kyuhyun.

‘Apa kau puas membuatku menangis dan terus mengatakan kalau aku mencintaimu?’ tanyanya lagi. ‘Nappeun neom!’

So Hyun terus menatap layar ponselnya. Perlahan airmata menggenang dipelupuk matanya dan dia pun mulai menangis.

‘Ahjussi, saranghae! Saranghae! Saranghae!’ ulang So Hyun masih sembari menitikkan airmata dan terus menatap wajah Kyuhyun diponselnya.

‘Na do!’ sahut suara bass yang sangat dikenal So Hyun. Spontan So Hyun langsung berbalik dan menatap namja yang kini berdiri tepat dibelakangnya itu.

‘Ahjussi!’ panggil So Hyun tanpa suara ketika mendapati Kyuhyun sudah berdiri diambang pintu kamar hotel tempatnya menginap seminggu ini.

Kyuhyun tersenyum. Namja itu kemudian berjalan mendekat kearah So Hyun dan langsung duduk disamping gadis kecil itu.

Namja berkulit putih itu hanya diam dan terus menatap wajah So Hyun yang masih basah karena airmatanya. Secara refleks, tangan Kyuhyun terjulur untuk menghapus sisa-sisa airmata yang masih tertinggal diwajah So Hyun.

Perlahan, airmata So Hyun kembali mengalir membasahi wajahnya. ‘Nappeun neom!’ umpat So Hyun yang berhasi membuat Kyuhyun membulatkan matanya.

‘Mwo? Neom?’ tanya Kyuhyun terlihat sedikit mendelik kearah So Hyun. *Neom = bocah

‘Apa kau tahu berapa banyak kau membuatku menangis eum?’ tanya So Hyun sembarimulai memukul ringan bahu dada bidang Kyuhyun. ‘Apa kau tahu berapa banyak kau membuatku terluka? Apa kau tahu betapa aku merindukanmu setiap detik? Apa kau tahmmmmpppphhhhhtttt’

So Hyun hanya membulatkan matanya ketika Kyuhyun membungkamnya dengan menempelkan bibirnya dibibir So Hyun. Awalnya So Hyun memang terkaget, tapi kemudian hanya memejamkan matanya. *jangan mikir yang aneh-aneh ya readersdeul. Berhubung So Hyun ama Kyuhyun terpaut 15 tahun jadi ntu ciumannya cuman nempel bibir doang.. hehehe

‘Mianhae!’ ujar Kyuhyun setelah melepas pertemuan bibirnya dengna bibir So Hyun dan kemudian memeluk gadis kecil itu erat. ‘Mianhae!’ ulangnya, membelai lembut kepala So Hyun.

***

‘Ahjussi, bagaimana kau tahu kalau aku ada disin…’

‘Jongkook hyung yang mengatakannya padaku!’ potong Kyuhyun.

Flashback

Dihari keberangkatan So Hyun yang kedua kalinya, Jongkook datang menemui Kyuyun setelah mengantar putrinya itu ke bandara.

‘Kenapa kau tak datang kebandara untuk mengantar So Hyun seperti 8 tahun lalu Kyu?’ tanya Jongkook dingin. Selalu sikap dingin dan keraslah yang ditunjukannya pada Kyuhyun dan juga So Hyun.

Kyuhyun hanya diam dan tak menjawab. Dia masih fokus pada laptop yang ada dihdadapnnya.

‘So Hyun bertemu dengan Donghae dan juga Donghyun dibandara!’

Deg! Kyuhyun menganggakt kepalanya menatap Jongkook yang juga menatapnya. Inilah yang ditakutkan Kyuhyun! Kebohongan tentang pernikahannya dengan Jessica yang akan diketahui oleh So Hyun.

‘Dan Jessica juga Donghae sudah mengatakan semuanya pada So Hyun!’ lanjut Jongkook yang semakin membuat Kyuhyun mematung.

Kyuhyun hanya menatap dingin kearah Jongkook. Ditairknya nafas panjang, ‘Kkeokjeongma hyung!’ ujarnya seperti menangkap ketakutan yang terpancar dari mata Jongkook. ‘Walau So Hyun sudah tahu tentang semua kebohonganku tentang pernikahan itu…..’

Kyuhyun kembali menarik nafas panjang. ‘Aku tak akan pernah munul dihadapan….’

‘Aku serahkan dia padamu!’ potong Jongkook yang membuat Kyuhyun kembali terdiam. Detak jantungnya terasa semakin cepat.

‘Aku sudah menyerah dan akan membiarkan kalian bersama!’ lanjut Jongkook.

Perasaan Kyuhyun begitu senang. Tapi, dia masih takut untuk mempercayai apa yang baru saja didengarnya.

Jongkook beranjak dari tempatnya duduk. ‘So Hyun ada di pulau Jeju!’ katanya sebelum benar-benar berlalu. ‘Jagalah dia baik-baik! Aku percayakan putriku satu-satunya padamu!’

Flashback end…

‘Appa bilang begitu?’ tanya So Hyun semangat. Kyuhyun hanya mengangguk.

‘Dan mungkin, setelah kita pulang ke Seoul nanti, kita akan segera melangsungkan pernikahan kita!’ papar Kyuhyun.

‘MWO? Menikah?’ tanya So Hyun benar-benar tak percaya dengan apa yang didengarnya.

Kyuhyun hanya mengangguk sembari tersenyum.

‘Ahjussi? Apa ini tidak terlalu cepat?’ tanya So Hyun terlihat begitu terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya dari Kyuhyun.

‘Terlalu cepat bagaimana So Hyun-a?’ tanya Kyuhyun tenang. Dia hanya tersenyum melihat sikap So Hyun. Dia berpikir kalau gadis kecilnya itu sednag berpura-pura menolak dengan rencana itu.

‘Tentu saja terlalu cepat!’ tukas So Hyun tampak sedikit kesal. ‘Usiaku baru 22 tahun dan aku terlalu muda untuk….’

‘Ya! Ya! Ya! Kau mau pamer kalau usiamu masih sangat muda?’ potong Kyuhyun setelah mendengar So Hyun menyinggung masalah usia. Karena Kyuhyun memang sangatlah sensitif jika sudah menyangkut masalah itu.

‘Lalu kau mau kita menikah saat usiamu berapa eum?’ tanya kyuhyun yang terlihat lebih kesal dari So Hyun tadi. ‘Apa kau lupa kalau usiaku ini sekarang sudah 37 tahun? Ah, ani. Beberapa minggu lagi bahkan sudah 38!’ Eum?’

’14 tahun!’ potong So Hyun. Yang mulai terkikik geli.

‘Ya! Empat bel…’ Kyuhyun menghentikan kalimatnya. Ditatapnya So Hyun yang masih terkiki melihatnya yang sudah kena dijahilinya.

So Hyun menjulukan lidahnya dan segera berlari meninggalkan Kyuhyun.

‘Ya! Kim So Hyun! Keogiseo!’ (berhenti disitu) ujar Kyuhyun yang mulai mengejar So Hyun yang amsih berlari menajuh darinya.

‘Kau lucu sekali ahjussi!’ ujar So Hyun yang amsih berlari menjauh dari Kyuhyun.

‘Ah!’ teriak So Hyun ketika tangan Kyuhyun hampir menggapai tubuhnya. So Hyun masih tersu berlari dan sesekali menjulurkan lidahnya pada Kyuhyun. Hingga…

Bruk!

Kyuhyun berhasil menangkap tubuh So Hyun dan membuatnya terjatuh diatas sofa dengan tubuh Kyuhyun berada diatasnya.

Kyuhyun mengerling nakal menatap So Hyun. ‘Jadi kau mau menikah denganku saat umurmu 14 tahun eum?’ tanya Kyuhyun lirih. Karena jarak tubuh mereka yang begitu dekat, So Hyun bisa merasakan hembusan nafas Kyuhyun diwajahnya.

Gadis kecil itu hanya mengangguk. Semburat merah terlihat dikedua pipinya.

Kyuhyun terkekeh. Perlahan dia kembali mengecup biir So Hyun. Setelah itu, ditatapnya lagi wajah gadis kecilnya itu lekat.

‘Saranghae!’ lirih Kyuhyun untuk pertama kalinya. ‘Naui kkoma agassi!’ lanjutnya yang kemudian mengecup kening So Hyun.

Seketika itu wajah So Hyun semakin memerah. ‘Saranghae! Ahjussi!’ sahut So Hyun. Kyuhyun sudah siap untuk kembali mengecup bibir So Hyun saat tiba-tiba Jongkook masuk dan langsung berdehem membuat Kyuhyun segera mengangkat tubuhnya dari atas tubuh So Hyun dan duduk dengan gugup.

‘Apa yang sedang kau lakukan pada putriku Kyu?’ tanya Jongkook dengan wajahnya yang tanpa ekspresi.

‘Ani hyung! Eobseo!’ jawab Kyuhyun sedikit gugup.

‘Ne, appa! Ahjussi tak melakukan….’

‘Ya! Sampai kapan kau akan memanggilku ahjussi eum?’ potong Kyuhyun pada So Hyun yang amsih saja memanggilnya dengan sebutan ahjussi. ‘Apa sampai kita menikah nanti kau akan memanggilku begitu?’ lanjutnya kesal.

‘YA! CHO KYUHYUN!’ suara Jongkook kali ini membuat Kyuhyun dan juga So Hyun terdiam dan langsung menatap kearahnya.

‘Kau sendiri masih memanggilku hyung! Apa setelah menikahi putriku kau masih akan memnaggilku begitu eum?’

‘Appa, Kyu ahjussi masih belum terbiasa jadi…’

‘Arraseoyo!’ potong Kyuhyun yang tiba-tiba menggunakan bahasa formal menatap Jongkook. ‘A…beo…nim!’ katanya terbata.

Jongkook terdiam. Ditatapnya Kyuhyun yang terlihat bodoh dihadapannya kali ini. Dan beberapa detik kemudian..

‘Hahahahahahahahahaha’ Jongkook pun akhrnya tertawa karena tak tahan melihat ekspresi wajah Kyuhyun yang baginya sangat lucu itu.

Skip time…

‘Jadi kau mau memanggilku apa nanti eum?’ tanya Kyuhyun ketika Jongkook sudah kembali kekamarnya. Hari itu, Kyuhyun memang datang bersama dengan Jongkook untuk masalah pekerjaan.

So Hyun mengetukkan janri telunjuknya dibibirnya sembari menatap keatas seolah sedang berpikir. ‘Ah!’ dia langsung memegang keningnya yang baru saja kena sentil Kyuhyun.

‘Chagi?’

Kyuhyun menggeleng.

‘Yeoppo?’ tanya So Hyun lagi. Dan lagi-lagi, Kyuhyun menjawabnya dengan gelengan kepalanya.

‘Oppa?’

Kyuhyun terdiam. Tapi, mendengar kata itu keluar dari bibir So Hyun, entah kenapa, detak jantunya kembali memburu.

‘Eotte? Kyu Oppa?’ tanya So Hyun lagi sembari tersenyum. Senyum pun terkembang dibibir Kyuhyun dan dia mengangguk. Didekapnay tubuh mungil So Hyun dengan mesra.

‘Saranghae! Naui kkoma agassi!’ ujarnya lirih ditelinga So Hyun.

End…

***

Uwa….

Akhirnya selesai juga. Eotte? Gaje yah? Ga seru yah? Mian yah! Ide yang aku punya cuman segitu. Jadi sekali lagi mian kalau ceritanya gaje, dan ga seru.

Oia, buat scene waktu So Hyun nangis ditangga menuju subway, itu aku ambil dari drama ‘I’m Sorry I Love You’.. hehehe

Oke dech.. gomawo buat readersdeul yang dah ngikutin dari awal sampai habis. Jangan lupa tinggalin komen yah! Biar ff aku ntar bisa lebih baik lagi…

Annyeong….

Iklan
 
101 Komentar

Ditulis oleh pada 17 Januari 2014 in FF

 

Tag: , ,

101 responses to “Saranghae…. Naui Kkoma Agassi…!!!!!!! ( Sequel Can’t Stop Ahjussi Saranghae )

  1. mutkyu

    18 Januari 2014 at 8:48 am

    keren sumpah ini ape banjir air mata tp akhirnya happy ending …
    1 part lagi please…

     
  2. agnesmenteria

    18 Januari 2014 at 8:49 am

    Mesti ada next part nya nih thor :’)

     
  3. mutkyu

    18 Januari 2014 at 8:50 am

    keren sumpah
    aq bc yg part sebelum nya…
    ini ape banjir air mata tp akhirnya happy ending …
    1 part lagi please…

     
  4. ikha

    18 Januari 2014 at 8:57 am

    sequel,,aquel..,squel

     
  5. yunda

    18 Januari 2014 at 9:14 am

    wah sumpah d sangka bakal sad ending eh ternyata happy end
    semangat ya oeni and thx u somuch it very good write..

     
  6. kawaiikkamjong

    18 Januari 2014 at 12:17 pm

    min ada sequelnya lagi min.. nangis aku min ;______; sedih tapi bahagia, tambahin NC nya juga min… masa ga ada.. kalo bisa nyampe punya anak… ehehe…

     
  7. Hyunhyun104

    18 Januari 2014 at 12:48 pm

    karenn

     
  8. Monika sbr

    18 Januari 2014 at 2:39 pm

    Ahhhh…. Endnya so sweet banget!!!

     
  9. Raewoo

    18 Januari 2014 at 2:53 pm

    Super dah ini part yg buat ane kejerrr, nyeseeekkkk plus miirrriiiisss tp pas endingny senyum” sndiri :>:p
    untung gk ada yg liat #plaakk

     
  10. PAR_Kim

    18 Januari 2014 at 3:49 pm

    keren bgt sequelnya lagi dong,thor

     
  11. Anik

    18 Januari 2014 at 3:52 pm

    aaaaaaaa happy ending
    ceritanya bagus
    tapi bakal lebih happy lagi kalau ada sequelnya yang kedua

     
  12. borju

    18 Januari 2014 at 4:25 pm

    awalnya agak nyesek sih tapi……..puassssssssssss..he….he. sequel lagi juga gak pa2.

     
  13. mrs.cho

    18 Januari 2014 at 5:15 pm

    hhuuaa keren banget thor, feelnya dpt bnget… mata ku udh smbab gra” nangis, tpi syukur happy ending!! hhah jinja!! msh gk nyangka ffnya udh slsai, bgs bnget sih! thor klo msh bsa buat pas mrk udh jdi suami-istri, di jamin sya bklan bca… *ngarep XD

     
  14. Park

    18 Januari 2014 at 6:31 pm

    DAEBAK……!!!:)

     
  15. vany

    18 Januari 2014 at 8:48 pm

    kereennn bangett endingny^^…keep writing thor^^

     
  16. nabiy

    18 Januari 2014 at 9:20 pm

    Kyaaa yang diawal itu kan ostnya masters sun. Setiap ada adegan sedihnya kaya ngerasa ngena gitu, ngebayangin so hyun udah mulau putus asa kek gitu, ah nyeseklah-_- Kalo dibuat after storynya pasti seru, ada so hyun kyuhyun kecilnya 😉

     
  17. indahtaryTL

    18 Januari 2014 at 11:42 pm

    Setelah mengikuti cerita dr part2 sblmnya akhirnya mereka bersatu whoaa… Lanjut lagi lah min biar gregettt>.< Lucu aja kyu manggil jongkook 'abeonim' ahaha
    Keep writing! Hwaiting!;)

     
  18. @IndahRyeo

    19 Januari 2014 at 1:08 am

    aaaaahhh :))
    daebakk aku ska END nya ,,, lucu + manis :*

     
  19. Raisa Jarief

    19 Januari 2014 at 1:23 pm

    finally!!!! akhirnya happy ending juga!!!! aaaa seneng deh 🙂

     
  20. qyunyuk

    19 Januari 2014 at 3:45 pm

    akhirnya happy end jg setelah menahan sesak selama 8 thn.
    oh my.. kyu ahjussi akan kah kamu setampan ini waktu umur 38 thn nanti?
    hihihi ga sabar pengen liat oppadeul menua dan pnya anak

     
  21. iwulkyu

    19 Januari 2014 at 11:01 pm

    Finally… 🙂
    Happy end..

    Di tunggu next FF”a ya thor 🙂

     
  22. LiaHeechul_elf

    20 Januari 2014 at 4:03 am

    Aku suka aku suka,,, feelnya dapet banget…

     
  23. 김 영빈

    20 Januari 2014 at 1:06 pm

    Huaaa…..
    Walau di awal crita nyesekk bgt
    tpi happy ending….
    Sequel juseyo…
    Nyeritain tntang pernikahan & rumah tangga mereka….
    Klo bisa ada NC nya dong!!!
    SEQUEL JUSEYOO 😀 🙂 😉

     
  24. dwi yanti

    20 Januari 2014 at 3:26 pm

    Huwaaaaa jhoa…. akhirx heppi end. Stlh bergelut dengn tisyu baca ne ff. Lanjut dunk story after married tu penasaraaan. Tambahin nc kyakx cucok. Hehehe oiya anyeong salam kenal thor

     
  25. Yupi

    21 Januari 2014 at 3:45 pm

    I just wanna say….Daaaaeeeebaaak Thor…
    Emosinya dari Part 1 ampe ending ini dapet bgt… 😀

     
  26. mizzmk

    21 Januari 2014 at 9:01 pm

    wajib as ini aq kira ad yadongnya hehehe
    ….. as chingu bkin life marriage nyaa ^^

     
  27. Park Sang Ae

    23 Januari 2014 at 2:37 pm

    Daebaakk kereenn!!! ><
    suka banget!!!!
    bikin lagi lanjutannya ya thor 😀

     
  28. nana~~

    25 Januari 2014 at 4:23 am

    aih thor aku readers baru ..
    ff nya bagus bgt ! keren, coba masih dilanjut 😀

     
  29. Angel

    26 Januari 2014 at 6:16 am

    Hu..hu..hu… Bener2 menguras air mata eonni sampe bengkak mata Q ini walau pun baca nx gk dri awal tpi dah langsung nyentuh ke hati Q yg paling dalam buanget ??? Gk k byang klo bener2 adha d kehidupan nyata ???

     
  30. zuzica

    27 Januari 2014 at 2:16 am

    Wah endingnya daebak, masi kurang nih tor klo bisa minta sequel lagi hehe…

     
  31. dhea

    28 Januari 2014 at 2:40 pm

    FF ini pasti aku sambil dengerin lagu2 yg sedih kya bruno,yg move on…
    Sumpah nangis banget,,untung mamah ayh lgi d luar rumh jadi leluasa…
    Hahaha,feelnya dapet,aku harap sih ada sequelnya..hahaha NC21 sekalian..hahha
    #otkyadong…
    But,aku serius thor…hahahaha pleasee

     
  32. DioDonat

    30 Januari 2014 at 6:55 pm

    sukses Buat gw Begadang + Nangis Cz gw br tau ffnya dan baru baca dari part ke 1 gw baca jam 12 mlm Sampe Part akhir ini gw Baca jam 11:49 🙂
    Keren thorr !! Wajib di bukukan 😀 klo ga di bikin novel pasti rugiii 😀
    BDW Gomawo sdh mengobati rasa kngen sya sma ff 🙂 ehh penyajiannya Keren bgt !! 🙂 ^^
    Ajarin gw ya thor 😀

    Sumpah gw nangis tadiii !!

     
  33. wiwied_chan

    24 Februari 2014 at 4:51 pm

    yah.. ending juga deh eon. 😦
    eon aku bacany selesaiin dri jm 10 smp jm 23.50 semalam deh buat eonnie.
    eon buat part lagi buat mereka menikah.khan nda seru nih kalo ujung-ujungny blm ada part mereka menikah.
    jebal,eon? 😉
    seneng deh ending-edingny kyuhyun d perbolehin bersama lagi sama sohyun. ^^

     
  34. hinata

    3 Maret 2014 at 12:57 pm

    Krenn v da bbrp typo
    😛

     
  35. Kodok

    28 Maret 2014 at 2:29 am

    endingnya g mengecewakannn..kerennnnnnnn

     
  36. ike

    7 Juni 2014 at 7:21 am

    Walau pun penuh dengan air mata tapi akhirnya heppy ending ~_~“

     
  37. choalfi

    15 Juni 2014 at 3:35 pm

    Ini salah satu ff terkeren yg pernah aku baca. Sumpah. Feelnya, jalan ceritanya, dialog,deskripsi, kalimatnya keren abis.
    Biasanya ff masalah perbedaan usia gini nggak menarik, tp yang satu ini kereeeen banget!
    Awalnya nangis, nangis sedih banget, tapi akhirnya senyam senyum sendiri. Yes, kyu oppa?
    Pas kyuhyun manggil aboenim xD LOL banget. Padahal cuma selisih 10 taun. Tp ngalah demi sohyun ❤

     
  38. EsaKodok

    20 Juli 2014 at 2:15 am

    ini part pling favorit

     
  39. yuli

    25 Agustus 2014 at 6:08 am

    gak smpai nikah tho
    ceritanya bagus..,…..

     
  40. septiianawati

    8 September 2014 at 3:04 pm

    Bikin ceritanya ampe nikah aja,,,

     
  41. nazaqy

    6 Desember 2014 at 8:16 am

    kyuhyun “pedofil” ,, tp keren bnget!. mengharu biru skaligus menghibur, bkin netesin air mata sambil nangis……….

     
  42. VynnaELF

    3 Januari 2015 at 10:25 am

    Akhirnyaaaaa… Mereka bersatu ^^ jodoh emang gk kemana!
    Cieee…ngiri liat couple ini ~

     
  43. chensia

    5 Januari 2015 at 1:36 pm

    waaaa gak nyangkaaa hahaha happy ending huhuhu suksesss authornya

     
  44. guesquee

    9 Maret 2015 at 12:07 pm

    Hiii lucu ff nya. Waktu googling ketemu deh ff ini. Akhirnya ku baca. Hah… keren bingit! Maaf kak author, saya belum perkenalan. Kak author. Izin baca ceritanya ya. Salam kenal 🙂

    Buat kak auhtor, semangat terus ya ^^9

     
  45. Choooii

    29 Maret 2015 at 3:02 am

    Ciee mau nikah ciee, masa aku mau nangis pas kyuhyun ngediemin ngebentak sohyun, kirain kyuhyun nikah sama jessica. Akhirnya mereka bersatu jugaaaaa :3

     
  46. citra97

    25 Agustus 2015 at 12:37 pm

    uwah nyesek bngt
    aq sampek nangis
    aq kira kyuhyun oppa beneran nikah ama jessica

    tp akhirnya ituh hanya kebohongan toh…
    appany so hyun memberi restu nih…
    asikkkk cukkae buat so hyun and kyuhyun

     
  47. nindymellin

    19 September 2015 at 7:34 am

    Ini g’ dilanjut lagi ff. A

     
  48. kyumbem

    12 Maret 2016 at 4:29 pm

    woah,keren!!!aq pkr mrk gk bkal bs brsatu…suka,suka,bgt!!^^
    author jang~ ^^

     
  49. Arikeke

    6 Mei 2016 at 11:11 am

    Kerennn…speechless sumpah. Awalnya aneh bacanya akhirnya makin penasaran dan….tadaaa endingnya bener2 deh. Bahagia bgt krn dua idolaku bersatu😉

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: